Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Kamis, Juni 10

Mahasiswa Demo Mengenai Soal Pemilihan Rektor, Ini Penjelasan Humas UIN Raden Intan Lampung

 



Mahasiswa Demo Mengenai Soal Pemilihan Rektor, Ini Penjelasan Humas UIN Raden Intan Lampung



Mengenai persoalan pemilihan Rektor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) yang sebentar lagi bakal finnal hasil keputusan Rektor, massa aksi dari berbagai elemen yang mengatasnamakan FORMA UIN (Forum Mahasiswa UIN) minta agar pemilihan Rektor UIN bisa keterbukaan / transparan.


FORMA UIN menginginkan saat Pemilihan Rektor UIN hingga di hasil akhir keputusan, terbuka.


Terpisah dari itu, Humas UIN RIL Hayatul Islam menyebutkan bahwa proses ini bukan proses pemilihan tetapi proses pengangkatan Rektor sesuai sesuai PMA 68/2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor/Ketua PTKIN juga Kep. Dirjend Pendis no 7293/2015 tentang Pedomannya. Semua dilakukan sesuai prosedur yang berlaku tersebut.


"Karena ini sebuah proses, maka ada tahapannya yang dimulai dari tahap pengumuman, pendaftaran bakal calon sejak 19 April - 6 Mei. Pengumuman dilakukan secara terbuka baik melalui website dan juga dikirimkan langsung melalui Rektor/ketua PTKIN seluruh Indonesia." Kata Hayatul saat dikonfirm infokyai, Kamis (10/6).


Proses tersebut dilakukan panitia yang dibentuk oleh Rektor, Lanjut Hayatul, Tugas panitia melakukan penjaringan bakal calon Rektor sesuai persyaratan. Lalu didapat bakal calon yang penuhi syarat, panitia mengajukan nama-nama Itu ke rektor dan rektor serahkan kepada senat untuk memberikan pertimbangan kualitatif.


"Senat berikan pertimbangan scr kualitatif dalam rapat senat, yang telah dilakukan pada 2 Juni, hasil pertimbangan akan disampaikan

kepada Menteri Agama" Ujar ia.


Setelah itu baru dilakukan seleksi oleh komisi seleksi di pusat, jelas Hayat, "Itulah prosesnya, jadi kita disini hanya lakukan penjaringan dan pertimbangan kualitatif oleh senat saja".


Sambungnya, "Selebihnya dari itu kewenangan Menteri".


Tambah Hayat dalam proses ini, mahasiswa bukannya tidak dilibatkan tapi karena dalam prosesnya memang tidak ada. 


"Mahasiswa bukan tidak dilibatkan tapi memang tidak ada dalam proses ini, keterlibatannya"Tutur ia 


Kampus UIN RIL ini, nama sudah baik dikenal publik, hayatul pesan jaga nama baik Kampus UIN RIL


"Jangan salah kaprah dan kebablasan, terprovokasi oleh pihak2 lain, jaga nama baik lembaga (UIN), kita sudah susah payah mengharumkan nama UIN, saya yakin teman2 mahasiswa semua cinta dengan UIN Raden Intan mari kita jaga "Tutupnya. (Ndon/ik).


Artikel Terkait

Comments
0 Comments