Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Minggu, Mei 16

Kasatreskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penembakan ke Udara Saat Pembubaran Orgen Tunggal

 



Kasatreskrim Polres Tanggamus Jelaskan Penembakan ke Udara Saat Pembubaran Orgen Tunggal



Viralnya video pembubaran massa dan orgen tunggal di Kecamatan Semaka Tanggamus dengan sejumlah tembakan ke udara merupakan tembakan guna membubarkan ratusan massa di lokasi yang tengah berkumpul.


Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, SH. Sebut sebelum melakukan peringatan ke udara untuk membubarkan massa, telah dilaksanakan tiga fase tindakan persuasif yakni melalui Satgas Covid-19 tingkat Pekon, Kecamatan dilanjutkan oleh Kapolres Tanggamus dan Dandim 0434 Tanggamus.


"Setelah tiga kali melakukan tindakan persuasif ternyata ratusan warga tersebut tidak juga membubarkan diri sehingga dilakukan tindakan represif melakukan tembakan peringatan dan pembubaran paksa," ungkap Iptu Ramon Zamora mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK., Sabtu (15/4/21) sore.


Sambungnya, tembakan tersebut juga dilakukan oleh petugas setelah massa melempar batu ke arah panggung sehingga mengakibatkan seorang warga mengalami luka di kepala.


"Saat dilakukan pembubaran, massa melempar batu ke arah panggung sehingga satu orang masyarakat kepala berdarah, sehingga kami terpaksa melakukan penembakan ke udara," ujarnya.


Lanjut Kasat, dalam perkara tersebut, pihaknya juga telah melakukan pengembangan terhadap penyeleggara yakni ketua pemuda atau ketua mudi-mudi dan ketua karang taruna pekon setempat.


"Penyelenggara berinisial AR belum ditemukan dan masih dalam pengejaran. Terhadap ketua karang taruna berinisial RK telah diamankan dalam penggembangan siang tadi," jelasnya.


Tambah Kasat, pihaknya masih menyelesaikan pemeriksaan terhadap keseluruhan orang yang diamankan guna memastikan siapa saja yang dapat dijerat dalam perkara tersebut.


"Terhadap yang ditangani Sat Reskrim masih dalam proses pemeriksaan. Terhadap para terduga yang terlibat Narkoba juga masih dalam penyelidikan dan pengembangan Satresnarkoba,"Tuturnya. (Red)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments