Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Rabu, Februari 10

Mengenai Video Viral Pemotor Bawa 'Celurit', Ketua KNPI Balam: Resahkan Masyarakat, Tangkap!


Mengenai video viral pemotor yang bawa 'Celurit' yang saat ini, menjadi trending di Lampung, hal ini menuai perbincangan yang hangat dikalangan masyarakat.
.
.
"Melihat video tersebut, jika benar itu, sejumlah pemotor yang bergerombol, terlihat ada yang membawa seperti senjata tajam sejenis celurit, hal itu pastinya sangat meresahkan masyarakat" Tutur Ketua KNPI Kota Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah, S.Si.,M.M kepada Info Kyai, Selasa, (9/2/2021).
.
.
Lanjut Iqbal, KNPI sebagai wadahnya OKP melihat video tersebut menyangkan aksi yang dilakukan oleh sejumlah pemotor itu, karena dapat merusak citra baik pemuda.
.
.
"Sepertinya itu masih muda, itu kan dapat mencoreng pemuda, harusnya pemuda itu, melakukan kegiatan positip, bukan seperti keliling bergerombol, dan mengacungkan sajam seperti dalam video, itu sih contoh 
yang tidak mencerminkan sikap pemuda!" Tegas Bung Iqbal Sapaan Akrabnya.
.
.
Bung Iqbal berharap, pemuda bisa ambil bagian untuk dapat memajukan Lampung untul jauh lebih baik, apalagi saat ini KNPI terus bergerak maju bersama masyarakat untuk dapat menciptakan keharmonisan dan menjalin silaturahmi di kepemudaan.
.
.
"KNPI sebagai wadahnya kepemudaaan, tentu akan jauh lebih senang jika pemuda yang hendak berdiskusi, untuk sama-sama memajukan Lampung, InSyaaAllah kami KNPI siap memberikan tempat dan tuker pikiran bersama"Harap Bung Iqbal.
.
.
Tambah Iqbal, viralnya video pemotor itu, semoga pihak kepolisian segera tangkap sejumlah oknum yang bergerombolan itu, karena bilamana hanya didiamkan kasian masyarakat bisa diresahkan.
.
.
"Resahkan masyarakat, tangkap! bilamana oknum itu tertangkap, maka masyarakat pastinya akan tenang, namun jika belum tertangkap, kekhawatiran, kecemasan pun masih 'menghantui masyarakat"Tuturnya. (ian).

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments