Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Sabtu, Januari 30

Peniliti ITERA Sarankan untuk Tidak Konsumsi Air Rendaman Batu Meteor Jatuh di Lamteng



Peniliti ITERA Sarankan untuk Tidak Konsumsi Air Rendaman Batu Meteor Jatuh di Lamteng



Batu asing yang menghantam rumah salah satu warga yang berada di dusun 5 Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, yang diduga meteor sempat membuat heboh jejaring sosial media.


Bahkan sempat beredar video rendaman air dari batu meteor itu, dibawa sejumlah warga yang entah belum jelas maksud dan tujuan dari sejumlah warga tersebut.


Namun bilamana, ada warga yang minum air rendaman batu meteor itu, hal itu tidak disarankan untuk dikonsumsi, karena batu meteor tersebut dikhawatirkan masih ada kandungan unsur-unsur radioaktifnya.


Tim Peniliti ITERA Danni Gathot Harbowo, S.Si., M.T., meminta warga untuk tidak menyalahgunakan batu meteorit tersebut. Termasuk mengkonsumsi air rendaman batu. Sebab dikhawatirkan masih adanya unsur-unsur radioaktif dari meteorit. 


“Dikhawatirkan adanya unsur-unsur yang terkandung di metorit, yang terkena panas, dan tekanan akhirnya meradioaktifkan" Kata Gathot, Jumat, (29/1/2021).


Danni Gathot Harbowo menjelaskan dari hasil pengujian dengan magnet, batuan itu terbukti mengandung unsur logam.


"Terkait unsur-unsur detail batu meteorit ini akan kami analisa di laboratorium selama satu minggu ke depan, dan mudah-mudahan bisa lebih cepat, sehingga kita bisa tau unsur-unsur didalamnya,"Jelas Gathot.


Diberitakan sebelumnya, Tim peneliti ITERA meilihat dari kandungan batuan yang secara langsung diteliti oleh dua peneliti ITERA yaitu Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan, Robiatul Muztaba,S.Si.,M.Si yang juga peneliti di Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) dan Dosen Teknik Geologi, Danni Gathot Harbowo, S.Si., M.T., di lokasi penemuan, Jumat, 29 Januari 2021.


Dalam keterangannya, Robiatul Muztaba memastian batuan yang ditemukan warga itu, memang benar adanya adalah meteorit.


"benar itu sebuah batu meteorit sesuai beberapa ciri seperti batuan memiliki kandungan logam atau lebih dikenal dengan "stony-iron", serta memiliki sisi hitam di batuan akibat dari gesekan meteor dengan atmosfer."Kata dia. (Ian).

Artikel Terkait

Comments
0 Comments