Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Mau Investasi? Gabung Dibawah ini

Kamis, Desember 17

Owner Les Privat Sapai.id: Berikan Privat GRATIS Kepada yang Tidak Mampu, untuk Kemajuan Lampung


Sapai.id merupakan salah satu lembaga Privat dengan sistem pembelajaran online ataupun offline. Sistem pembelajaran offline saat ini, hanya dibuka khusus kota Bandar Lampung.
.
.

Vandan Wiliyanti, S.Pd, M.Si selaku Owner Les Sapai.id mengatakan bahwa lembaga Sapai.id saat ini, memberikan privat GRATIS bagi yang tidak mampu, namun memiliki rasa kemauan belajar yang tinggi.
.
.
"Ya, ada privat GRATIS secara online untuk yang tidak mampu, hal ini sebagai bentuk untuk memajukan kualitas SDM yang ada di Lampung dengan berikan ilmu yang berkualitas" Kata ia, saat diwawancarai infokyai, Senin, (14/12).
.
.
Vandan menjelaskan, Sapai.id memiliki berbagai progam yaitu : Calistung, TK, SD, SMP, SMA, UTBK/UM, Toefl, dan CPNS.
.
.
“Sudah banyak anak didik yang kita ajarkan, dan sudah yang lulus
dan sekarang mereka berkuliah di berbagai kampus ternama seperti UI dan ITB “Tuturnya
.
.
Lanjutnya, program di Sapai.id kan ada yang gratis dan bagi yang mampu kan membayar, namun ada potongan khusus daripada tempat les lainnya.
.
.
"Ya bisa langsung tanya-tanya saja ya di @sapai.id , soal harga kita bisa berikan harga khusus, tentunya sistem pembelajaran kita lebih menghantarkan pada kemampuan anak, skillnya. Jadi anak itu belajar bukan karena kemauan orang tuanya, bukan karena standar nilainya, namun lebih kepada motivasi anak” Ujar Vandan yang merupakan Dosen UIN Raden Intan Lampung ini.
.
.
Menurut Vandan, setiap anak memiliki kemampuan berbeda-beda maka metode belajarnya juga berbeda beda. Dari sini guru harus mengerti bagaimana mana mendidik anak supaya lebih memahami apa yang di ajarkan.
.
.
“Jadi kita harus mengerti dulu karakter anak, dan setelah itu kita ikuti apa yang anak itu mau, dan jadilah sistem pembelajaran yang berkesinambungan antara anak didik dan pengajarnya" Papar Vandan. (TM/ys).

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments