Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Kamis, Oktober 29

Pelaku Begal di Lampura Dibekuk, Alasannya Ngebegal karena Sakit Hati Lantaran Sering Diejek Korban



Pelaku Begal di Lampura Dibekuk, Alasannya Ngebegal karena Sakit Hati Lantaran Sering Diejek Korban




Diduga karena sering diejek oleh korban, inilah salah satu alasan pelaku nekad membegal korban, bahkan cara kasar pelaku lakukan untuk merampas barang" korban.


Namun, upaya yang dilakukan pelaku untuk melarikan diri pun, akhirnya digagalkan oleh polisi.


Dua pelaku curas yang sempat bikin geger warga di Lampung Utara, yakni M (16) warga Kec. Abung Tengah dan YY (20) warga Kecamatan Abung Timur berhasil ditangkap Polisi, Senin (26/10), lalu.


Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Gigih Andri Putranto Mengatakan, berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, modus aksi tersebut dilakukan karena pelaku M merasa kesal dengan korban dikarenakan korban sering menjelek-jelekkan pelaku dengan pacar pelaku. 


Kemudian, karena sering pelaku ejek-ejekan, pelaku M bersama YY merencanakan, kata Kasat, ingin membunuh korban, dengan cara pelaku dengan mengajak korban untuk menegak minum-minuman keras dan setelah korban mabuk pelaku M langsung mengambil sebatang kayu dan memukul kepala korban. 


"Berdasarkan pengakuan pelaku dia memukul korban sebanyak lima kali, pelaku YY memberikan kayu jambu kepada M untuk memukul korban, setelah korban diperkirakan pelaku meninggal dunia, pelaku mengambil harta korban dan kabur dengan membawa sepeda motor korban" papar AKP Gigih Andri Putranto, Selasa, (27/10).


Atas perbuatannya, kedua pelaku pun berhasil ditangkap oleh polisi dan sudah diamankan. "Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Lampung Utara," Tuturnya.


Ditambahkan Kasat Reskrim Polres Lampung Utara itu kedua pelaku ditangkap berdasarkan keterangan korban, saksi dan laporan orang tua korban di dalam, LP /1054/ B / X / 2020/ Polda Lampung / RES LU  Tanggal 26 Oktober 2020. (Red)


Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments