Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Minggu, September 6

Beredar Pesan, Seorang Bocah Digeret dengan Orang Mengaku Kakaknya, Ini Penjelasan Polisi




Beredar pesan berantai disertai foto dan video tentang digeretnya seorang bocah oleh orang yang mengaku kakaknya.


Dalam pesan tersebut, menyampaikan bahwa apabila ada yang kenal bocah tersebut, agar menghubungi Polsek Gedongtataan Pesawaran.


“Mhn izin rekan 2 siapa tau ada yg kenal dg anak tersebut ,anak tersebut sy temukan lg di geret di paksa jalan ama org yg mengaku kakanya dan mengaku dari balam namun setelah di cek tas nya tdk ada identitas hanya di temukan e-tiket kapal ferry ,dan kis an.suryadi dan sunarsih keberadaan anak tsb skrg di polsek gd. Tataan,” tulis pesan yang beredar., Sabtu (5/9) sore.


Berdasarkan video berdurasi 45 detik tersebut, tampak bocah itu berdiri diatas bangku kayu tengah memegang minuman, dijaga dan diajak berbicara oleh seorang polisi dan seorang pria.


Namun sayang, tak sepatah katapun keluar dari bibir bocah tersebut dan ia hanya terdiam sambil memegang minuman. Sementara seorang pria berpakaian corak garis-garis itu, yang memegang makanan untuk anak tersebut sempat melihat kening bocah, sebab diduga ia mengalami lecet.


“Ayahnya mana, mamahnya mana,” kata polisi berbaju dinas dalam video yang info kyai lihat.


Pria berpakaian corak garis-garis, bertanya walaupun bocah itu tetep tidak bergeming. “Siapa namanya nak,” kata dia.


Berdasarkan keterangan Kapolsek Gedongtataan Pesawaran Kompol Amirudin, membenarkan bahwa polisi telah membawa anak tersebut ke Mapolsek Gedongtataan.


“Benar, infonya anak tersebut mau dibawa ke Banten oleh kakak angkatnya. Namun anak tersebut menolak, sehingga anak itu dibawa oleh anggota ke kantor,” kata Kompol Amirudin melalui sambungan telfon mengutip prioritas.co.id.


Menurutnya, bocah itu, warga Kab. Pringsewu dan telah diambil oleh orang tuanya yang didampingi polisi pringsewu.


“Orang tuanya sudah datang mengambil yang didampingi polisi sana (pringsewu),” Ujar Kompol Amirudin. (Red)


Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments