Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Senin, Agustus 3

Tidak Terima Ibu Disiksa dan Adik Diperkosa, Seorang Pria di Sumsel Menusuk Ayah Tiri Berujung Tewas!




Wah, wah diduga karena emosi tak terbendung lagi, lantaran sang ayah tirinya sudah keterlaluan terhadap ibu dan adiknya, remaja di Sumatera Selatan berinisial J (18) menusuk ayah tirinya hingga berujung tewas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, J nekad bunuh ayah tirinya, diduga sudah kehabisan kesabaran terhadap kelakuan ayah tirinya yang kerap menyiksa ibunya.

Bahkan tak hanya itu saja yang membuat J emosi, ia pun tidak terima karena adiknya diperkosa oleh ayah tirinya.

Mengutip detik.com, Awalnya, J ingin menempuh langkah hukum atas perbuatan bejat ayah tirinya.

Dia bersama kerabat dan ibunya hendak melapor ke Polsek Muara Lakitan.

"Dari info yang kita terima, pelaku bersama kerabatnya bersama ibunya sekitar jam 1 siang hendak melaporkan perilaku korban ke polsek. Di tengah perjalanan, pelaku dan kerabat beserta ibu bertemu dengan korban," kata Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy saat dihubungi, Sabtu (1/8/2020).

Peristiwa itu terjadi di Kec. Muara Lakitan, Musi Rawas, Sumsel, Kamis (30/7). Percekcokan terjadi diantara keduanya.

Secara spontan, terjadi adu fisik hingga akhirnya J menusuk ayah tirinya hingga berujung kematian. 

J sempat kabur setelah menusuk ayah tirinya. "Lalu terjadi cekcok. Korban sempat menampar pelaku. Pelaku emosional, lalu tujah (tusuk) perut sebelah kiri. Korban tidak bergerak, pelaku melarikan diri. Setelah itu kita lakukan pendekatan, kita ketahui identitas pelaku. Pukul 03.30 WIB menyerahkan diri, dibawa ke polres. Didampingi keluarga," jelas Efrannedy.

J tetap diproses secara hukum karena tidak dalam konteks membela diri. Dia memang membawa senjata tajam tersebut.

Tewasnya ayah tiri J membuat kasus dugaan penganiayaan terhadap ibu serta kasus pemerkosaan terhadap adik J pun gugur. Dalam kasus ini, J dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

"Tidak konteks membela diri, diduga sengaja membawa sajam," ujarnya

"Untuk kasus pemerkosaan sudah gugur dengan sendirinya," tambah Efrannedy. (*)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments