Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Senin, Juni 22

Sekdaprov Fahrizal: Keberadaan Laboratorium Uji Covid-19 dari BBPOM dan Pengembangan Inovasi Daerah Perkuat Kesiapan Hadapi New Normal



Sekda Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan dalam menangani Covid-19 dan kesiapan menghadapi New Normal, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendapat dukungan 

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung dengan dibukanya Laboratorium Uji Covid-19.

Selain itu, dalam menghadapi kesiapan New Normal, Gubernur juga berhasil mengembangkan inovasi denganmeraih 3 Juara sekaligus dalam Lomba Inovasi Daerah.

Diharapkan dengan upaya ini kesiapan menghadapi New Normal dapat dikelola dengan lebih baik.

Hal itu diungkapkan Sekdaprov Fahrizal saat meninjau Laboratorium Pengujian Covid-19 Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung, di Laboratorium Kantor BBPOM Pahoman, Senin (22/06/2020).

"Mudah mudahan ke depan kita semakin baik. Alhamdulillah kesiapan new normal, kita sudah mengembangkan inovasi dan hari ini pak Gubernur Arinal meraih 3 Juara sekaligus dalam Lomba Inovasi Daerah Tatanan  New Normal yaitu Juara 1 di sektor Rumah Makan l, Juara 2 di sektor Pasar Modern dan Juara 3 di sektor Pasar Tradisional,” kata Fahrizal.

Fahrizal mengatakan meskipun Provinsi Lampung diapit oleh zona merah dan zona hitam kasus Covid-19 namun Lampung merupakan Provinsi kedua terendah secara Nasional yang terjangkit Corona.

“Alhamdulillah dengan jumlah Penduduk yang hampir 10 juta jiwa, Lampung berada di peringkat kedua terendah dari 34 Provinsi dalam kasus Positif-Covid 19 di Indonesia. Denga rasio 1.58 per 100 penduduk. Ini merupakah hasil dari kerja keras yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas Pemprov Lampung dalam berjuang memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Sekda Provinsi Lampung ini juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada BBPOM yang telah memberikan dukungan kepada Pemda dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Sekdaprov berharap dengan dukungan infrastruktur laboratorium ini bersama Dinas Kesehatan, Provinsi Lampung dapat mengelola New Normal dengan lebih baik.

“Dengan adanya lab dari BBPOM ini sangat membantu Pemprov dalam menghadapi Covid-19. Karena new normal ini bukan pilihan namun mau tak mau kita harus memasuki era itu. Masyarakat tidak mungkin terus menerus lockdown dan diam di rumah . Aktivitas kita harus terus menerus jalan , namun kita harus tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelas Sekdaprov.

Pemprov Lampung juga terus  memperkuat Dinas Kesehatan melakukan survei untuk mendeteksi kondisi tertular meningkat, stagnan, atau sudah menurun.

Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi semua informasi yang disampaikan Pemprov kepada masyarakat harus berbasis data dan ilmiah. 

Menurut Fahrizal, peninjauan tersebut untuk memastikan kelayakan tenaga penguji, infrastruktur dan peralatan uji di antaranya Reverse Transcription - Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang menjadi peralatan utama. 

“Untuk melakukan peninjauan, seluruh orang yang memasuki Laboraturium Uji Covid-19 diwajibkan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) untuk menjaga kesterilan ruang lab,” ujar Fahrizal.

Sementara itu, Kepala BBPOM Bandar Lampung Susan Gracia Arpan menyampaikan kesiapan Laboratorium Balai Besar POM di Bandar Lampung  dalam menguji virus Covid-19.

Menurut Susan Gracia, Laboratorium sudah dilengkapi dengan real time-PCR dan Biosafety Cabinet level 3, sebagai standard laboratorium untuk uji virus dan telah dilakukannya validasi oleh Tim dari P3OMN Badan POM Pusat. 

“Laboratorium BBPOM saat ini siap running dan berkontribusi aktif dalam memerangi virus covid-19. Kami didukung 26 personil, termasuk tenaga penguji, tim supervisor, pembina dan penanggung jawab, serta tim pendudukung, saat ini kapasitas uji 50 – 100 sampel perhari dengan kecepatan uji 2 sampai 5 jam” ujarnya.

Susan menambahkan dengan PCR realtime swab sansure yang mampu menguji hingga 100 sampel ini bisa memperluas cakupan tes hingga mampu membantu Pemerintah Daerah khususnya Bandar Lampung agar cepat keluar dari krisis pandemi Covid-19 ini.

“Untuk itu kami meminta arahan arahan dari pak Sekda yang mewakili Gubernur. Juga arahan bu Reihana sebagai kepala Kepala Dinas Kesehatan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama,kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, menyambut baik kesiapan Laboratorium BBPOM di Bandar Lampung untuk menguji Covid-19. 

“Hasil uji lab Covid BPOM segera akan menjadi bagian data nasional setelah terdaftar di all record password,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Sabtu 20 Juni 2020 lalu, sudah dilakukan pengujian Covid untuk 26 karyawan BBPOM Lampung, dengan hasil semuanya negatif Covid-19. Sedangkan pada hari Senin 22 Juni 2020, dilakukan swab test terhadap 53 karyawan. (Rls/Marli)


Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments