Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Rabu, Mei 13

Korban Jambret di Daerah Lungsir, Tanggannya Buntung? itu HOAKS




Korban Jambret di Daerah Lungsir, Tanggannya Buntung? itu HOAKS



Baru-baru ini sempat beredar viral foto yang memperlihatkan seorang wanita tengah terbaring di tempat tidur.

Bahkan, yang bikin lebih menjadi perhatian netizen lagi, karena melihat tangan wanita itu buntung bahkan didekat wanita itu pun, masih banyak terdapat darah berceceran.

Foto itu juga disertai dengan narasi yang menyebutkan bahwa perempuan tersebut adalah korban jambret di Lungsir.

"Korban jambret di Lungsir.. diharapkan berhati-hati ya semuanya"Tulis dalam foto.

Padahal, korban jambret di daerah Lungsir, Selasa (12/5) malam, tak seperti dalam foto tersebut lho yai. 

Sebelumnya, tengah beredar juga foto yang sama, namun berbeda narasi yang dalam isinya menyebutkan bahwa korban kena begal di depan rumah sakit umum.

"Kena begal depan rumah sakit umum tangannya buntung karena tukang begalnya ngambil barang emasnya, laju ngeri juga ya, langsung kena telepon mamah disuruh copot semua dulu barang emas jgn dipake dlu. Klu udh ngeliat kaya gini enak gak usah pake apa2 dlu simpen semua dalam lemari"Tulis dalam foto.

Kemudian, infokyai mencoba menelusuri dan menemukan di situs resmi Kominfo terdapat juga foto yang sama yang sebut korban jambret. Namun saja narasi dalam foto tersebut kembali berbeda yai.

Melansir kominfo.go.id, "[HOAKS] Foto Perempuan Tangannya Buntung Akibat Dijambret di Kiaracondong".

Beredar unggahan foto di media sosial Facebook yang memperlihatkan seorang perempuan yang sedang tertidur di meja perawatan dengan tangan diperban. 
.
.
Di bawah meja perawatan itu tampak dipenuhi darah. 

Foto itu juga disertai dengan narasi yang menyebutkan bahwa perempuan tersebut adalah korban jambret di wilayah Kiaracondong, Kota Ban‎dung.

Dikutip dari laman Jabar.tribunnews.com, Kapolsek Kiaracondong, Kompol Asep Saepudin memastikan bahwa peristiwa sebagaimana dinarasikan dalam foto itu adalah hoaks. "Ya, hoaks," ujar Asep via ponselnya, Sabtu (9/5/2020). Asep juga menghimbau kepada segenap warga untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya. (Red).

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments