Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, Mei 30

Apa Itu 'New Normal'.? Ini Penjelasan dari Seorang Profesor, Simak! Dibawah ini




Apa Itu 'New Normal'.? Ini Penjelasan dari Seorang Profesor, Simak! Dibawah ini




Pemerintah Indonesia berencana akan melakukan kebijakan New Normal atau pola hidup yang baru di tengah wabah COVID-19 ini.

Namun apakah kalian sudah mengetahui apasih 'New Normal' berikut ada penjelasan tentang definisi New Normal dari Profesor. Hermanto J Siregar.

Prof Hermanto merupakan salah satu Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB), dalam video yang ia unggah di akun Twitternya.

"Kalau kurvanya sudah menurun, artinya pertambahannya makin lama, makin kecil. Sehingga katakanlah melandai. Kalau sudah melandai tapi tidak mencapai sumbu horizontal, ini yang kita sebut dengan new normal," kata Hermanto dalam video seperti dikutip Infokyai Sabtu, (30/5/2020).

Menurut Hermanto, jika rencana pemerintah akan menerapkan New Normal tidak tepat, karena saat ini di Indonesia, bisa dilihat pertambahan kasus positif dinilai belum mencapai titik puncak dan belum ada penurunan kasus.

"Jadi kalau kita dikatakan sudah New Normal, belum pas. Kita akan new normal itu manakala kita mencapai grafik ini (Tidak ada pertambahan kasus positif atau adanya pertambahan dalam jumlah tertentu)," jelas Hermanto.

Berdasarkan updata data terkini COVID-19 di Indonesia, Jubir COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan bahwa update konfirmasi positif bertambah 678 orang sehingga totalnya menjadi 25.216 orang.

"Hari ini kita dapatkan data konfirmasi kasih covid-19 sebanyak 678 orang sehingga totalnya menjadi 25.216 orang,"Kata Achmad Yurianto, Jum'at (29/5).

Sementara itu, pasien sembuh bertambah sebanyak 252 orang sehingga totalnya menjadi 6.492 orang, lalu kasus meninggal bertambah sebanyak 24 orang sehingga totalnya menjadi 1.520 orang. (Red)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments