Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Jumat, Februari 14

Sarasehan Nasional "Mendorong Nelayan dan Pesisir untuk Keluar dari Keterbatasan Sarana"




Sarasehan Nasional "Mendorong Nelayan dan Pesisir untuk Keluar dari Keterbatasan Sarana"




Acara Sarasehan Nasional yang mengangkat tema "Mendorong Nelayan dan Pesisir untuk Keluar dari Keterbatasan Sarana" yang diselenggarakan oleh Ruang Aspirasi Fraksi Demokrat bekerjasama dengan Cafe Academia di Aula DPRD Provinsi Lampung, Kamis (13/2), pagi.

Mengenai tema kali ini, Angga Satria Pratama, MBA selaku Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung menjelaskan bahwa di Lampung ini, sangat luar maritimnya, bahkan daerah dengan pesisir pantai yang luas yang berada di Indonesia.

Angga pun menyebutkan, bilamana dikelola dengan baik, maka potensi aset yang dimiliki Lampung ini sangat lah luas.

"Jadi potensi lampung ini sangat lah luas"Kata Angga.

Namun kata Angga, masih banyak kendala yang dihadapi, salah satunya yakni kehidupan nelayan yang masih belum sejahtera. "Kami selaku Dewan ataupun Pemerintah Provinsi Lampung bagaimana nelayan-nelayan ini bisa sejahtera kedepannya."Ujarnya.

Sementara itu, Bayu Witara selaku Ketua HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) mengatakan, nelayan adalah salah satu profesi yang penuh resiko yang kehidupan sehari-hari nya mencari ikan di laut dengan menggunakan alat tangkap.

Dia pun menceritakan, bahwa kehidupan nelayan ini terbentur dengan musim. "Kalau di pesisir barat itu ada namanya musim barat, jadi potensi ikan sangat banyak, namun beda halnya dengan musim timur, ombaknya besar-besar jadi daya tangkap ikannya kurang"tuturnya.

Sambungnya "Hal inilah yang menjadi salah satu kedala kami para Nelayan"

Sementara, Asep Makmur selaku anggota komisi II DPRD Provinsi Lampung mengatakan Lampung ini termasuk ekspor terbesar, untuk masalah ranjungan.

"Sayangnya, pemerintah kurang memperhatikan dengan fasilitas yang ada sekarang"katanya. (Tm)

@deni_drb

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments