Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Jumat, Januari 3

Lamban Gedung Kuning Apakah Terbuka untuk Umum?

Foto Ian

Lamban Gedung Kuning Apakah Terbuka untuk Umum?

Banyak masyarakat Bandar Lampung dan sekitarnya belum mengetahui apa isi di dalam lamban gedung kuning. Padahal di dalamnya, terdapat banyak pengenalan adat dan budaya Lampung yang perlu diketahui oleh masyarakat.
.
.
Pengetahuan tentang budaya itu penting, agar masyarakat bisa mengetahui ciri khas Budaya Lampung, jadi jika ada orang luar Lampung bertanya terkait budaya Lampung bisa menjelaskannya.
.
.
Dang Gusti Ike menyampaikan bahwa lamban gedung kuning biasa digunakan untuk keperluan adat, namun jika untuk pengetahuan ilmu budaya terbuka untuk umum, bilamana ada masyarakat yang hendak berkunjung..
.
.
"Karena saya mencintai adat dan budaya. Kemudian saya membuat rumah, yang biasa dipergunakan untuk adat saja"Kata Dang Gusti Ike Edwin
.
.
Dang Gusti Ike mengaku, lamban gedung kuning yang merupakan rumah kediaman nya sering didatangi oleh pelajar dan mahasiswa. Mereka datang berkunjung untuk mengetahui tentang adat istiadat budaya Lampung. 
.
.
"Memang tempat kediaman saya ini, suka didatangi oleh pelajar dan mahasiswa ingin tau sejarah Lampung."Ujarnya.
.
.
Lanjutnya, untuk siapa saja yang hendak berkunjung ke lamban gedung kuning terbuka untuk umum, jika ingin berkunjung tak perlu sungkan, bisa langsung berkoordinasi dengan pihak lamban gedung kuning atau bisa mengirim surat.
.
.
"Silahkan mereka datang, jika ingin mengetahui adat istiadat, budaya, kami akan siapkan sebisa kami"Tuturnya.
.
.
Tambah Dang Gusti Ike, dengan diskusi bersama tentang Budaya Lampung, bisa mendapatkan ilmu pengetahuan tentang budaya, sehingga bisa terus melestarikan dan menjaga budaya Lampung.
.
.
"Mari kita sama-sama diskusi, syukur mereka pahami. Melestarikan dan menjaganya, budaya Lampung akan terus berjalan"Paparnya.
.
.
Sambungnya "Datang ketuk pintu kita terima, kalo bisa kasih surat. Saya kira terbuka untuk semua, agar masyarakat, anak sekolah tau adat budaya Lampung".(Ian)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments