Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Senin, Januari 27

Isu Munculnya Virus Corona Baru (ncov) di Indonesia, Menkes Minta Masyarakat Untuk Dapat Tenang





Isu Munculnya Virus Corona Baru (ncov) di Indonesia, Menkes Minta Masyarakat Untuk Dapat Tenang



Terkait isu yang beredar pada Kamis 23 Januari 2020 bahwa dilaporkan ada seorang karyawan Huawei ditengarai tertular Novel Corona Virus usai datang dari Tiongkok. Mendengar kabar ini, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bergegas meninjau lokasi kejadian yang terletak di Gedung BRI, Jakarta. Sesampainya di Gedung BRI 2, Menkes langsung menuju lantai 19 yang merupakan kantor Huawei.

Dalam keterangannya, Menkes mengatakan bahwa karyawan yang diduga terinfeksi nCov telah dibawa ke rumah sakit. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut dipastikan bahwa hasilnya negatif. Yang bersangkutan hanya mengalami flu biasa.

''Tidak terjadi apa-apa dan sudah dipastikan dia hanya sakit radang tenggorokan biasa. Pasien sudah dicek dan Dinas Kesehatan juga telah memberikan laporan ke saya,'' kata Menkes.

Lanjutnya, peninjauan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan, kewaspadaan Kementerian Kesehatan selaku leading di bidang kesehatan dalam mengantisipasi menyebarnya virus baru tersebut di Indonesia.

Dengan adanya pemberitaan yang mengegerkan tersebut, Menkes meminta semua pihak untuk berhati-hati dalam memberikan pernyataan. Jangan sampai melebihi batas kewenangan yang ada. Ia ingin setiap informasi yang beredar dipastikan dulu kebenarannya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan dengan baik. Jangan sampai apa yang disebarluaskan hanya berdasarkan asumsi belaka tanpa disertai bukti yang jelas sehingga menyebabkan kegaduhan di masyarakat.

''kita udah siaga satu ini, ngak ada tidurnya, jadi tenang, saya bekerja membantu masyarakat untuk tidak usah khawatir,'' imbuhnya. (*)



Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments