Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Jumat, Desember 6

Matrohupi : Jadilah Pemuda Mandiri, Kreatif dan Berakhlaq



Matrohupi : Jadilah Pemuda Mandiri, Kreatif dan Berakhlaq 



Sosok pemimpin haruslah yang memiliki rasa peduli dan sikap bertanggung jawab, hal itulah yang dinanti akan mengisi Kursi jabatan pemimpin KNPI Provinsi Lampung periode 2020-2023.

Matrohupi atau akrab disapa Bang Ipi ini sudah merumuskan terobosan yang akan membawa Pemuda Lampung menjadi pemuda yang Mandiri, Kreatif, dan ber'akhlaqul karimah.

"Jadilah Pemuda Mandiri, Kreatif dan Berakhlaq, serta memiliki terobosan yang kreatif dalam memimpin," ujarnya, Rabu (4/12) di Pesawaran.

Sebagai contoh, terang Ipi, Pemuda tentu harus memiliki kemandirian, independen, dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap kepentingan pemuda. Tidak hanya itu, Pemuda harus menunjukan kemampuannya dalam memberikan ketauladanan terhadap masyarakat di Lampung, nilai-nilai akhlaqul karimah harus tercermin dari sosok calon pemimpin.

"Yang paling utama persoalan Akhlaq. Calon pemimpin KNPI Lampung harus berakhlaq, dan harus cinta tanah air, dan NKRI Harga Mati," tegas Bang Ipi.  

Lebih lanjut, mantan ketua DPD KNPI Pesawaran ini menilai, pentingnya mengajak semua elemen pemuda di Lampung untuk segera bangkit dan responsif terhadap semua perubahan

Akan tetapi, ucap Bang ipi, perubahan dalam bentuk apapun di era saat ini, pemuda harus tetap memiliki komitmen dalam menjaga keutuhan bangsa.  

Sejarah menurut Bang ipi, sudah membuktikan bahwa keragaman suku agama dan budaya di Indonesia, justru menjadi perekat utama kesatuan bangsa. 

"Jangan sampai kita terjebak dengan gaya politik identitas, yang sudah mempertuhankan simbol, sehingga lupa dengan siapa yang seharusnya kita sembah," kata dia.

Hari ini, terusnya, bangsa kita sudah dihadapkan dengan gerakan yang merongrong persatuan, sudah ada upaya yang masif untuk memecah belah bangsa.  

"Saya berharap, kita kembali ke khittah, bahwa perbedaan suku, ras, dan agama, merupakan perekat utama bangsa ini, Inilah ciri Pemuda Nusantara," Ujarnya. (Red)

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments