Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Sabtu, Desember 21

Diduga Selingkuh, Istri Injak Alat Kelamin Suami hingga Pingsan!



Diduga Selingkuh, Istri Injak Alat Kelamin Suami hingga Pingsan!




Diduga selingkuh, seorang istri di Probolinggo injak kelamin sang suami hingga pingsan.

Atas perbuatan itu, keluarga suaminya pun melaporkan kejadian tersebut ke pihak polisi.

Menurut informasi yang dihimpun, sang istri NF (36) terlibat cekcok dengan sang suami SA (35).

Amarah pun tak dapat terbendung, NF pun mungkin kelepasan marahnya hingga membuat sang suami terjatuh.

Tak hanya mendorong saja, NF bahkan diduga menginjak kemaluan SA sampai pingsan.

Hingga saat ini, SA tengah menjalani perawatan di RSUD Kraksaan Probolinggo. Kondisi SA yang sempat pingsan berangsur-angsur sadar.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo Bripka Isyana Renu Antasari membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga sang suami yang diduga menjadi korban penganiayaan istrinya.

"Memang ada, saat ini istrinya sudah kita amankan di Mapolres Probolinggo. Dilaporkan pihak keluarga suaminya," jawabnya singkat saat dikonfirmasi, Jumat (20/12/2019). Melansir okezone.com.

Namun saat diamankan NF mengaku menganiaya suaminya lantaran ingin cerai dari suaminya akibat dugaan sang suami ketahuan berselingkuh dua kali.

"Saya ingin cerai dengan dia (SA). Saya sudah tidak kuat dengan sikap dan perilaku yang seenaknya sendiri. Bahkan setiap bertengkar dia selalu main pukul. Ya nampar wajah ini," ungkap NF saat dimintai keterangan di Unit PPA Polres Probolinggo.

NF mengaku melakukan aksinya dengan spontan lantaran amarahnya yang tak bisa dikendalikan lagi. "Saya enggak sengaja, spontan saja. Waktu itu saya marah karena cekcok dengan suami," tutur NF.

Menurutnya, ia dan SA sering bertengkr sudah sejak lama, bahkan sejak SA belum merantau ke Malaysia menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI). Jika sebelum menjadi TKI pertengkaran disebabkan masalah ekonomi, setelah merantau disebabkan sang suami ketahuan selingkuh.

"Tapi saya sekarang menyesal sudah keterlaluan," ujarnya. (*).

Loading...

Artikel Terkait

Comments
0 Comments