Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech Terbaru KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Jumat, November 8

Viral Video Pria Ditangkap Polisi di Jakbar, Ini Penjelasan Kapolsek



Viral Video Pria Ditangkap Polisi di  Jakbar, Ini Penjelasan Kapolsek



Beredar viral video CCTV seorang pria yang ditangkap polisi di Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. .

Dalam Informasi yang beredar si pria berinisial AG ditangkap polisi karena diduga pengedar narkoba. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/11/2019) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Jadi awalnya anggota kami menangkap seorang pengguna narkoba, kemudian kita usut siapa pengedarnya, dapatlah si A," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri melansir detikcom, Kamis (7/11).

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan penangkapan, hingga akhirnya menangkap pelaku lain. Berdasarkan keterangan pelaku itu, diketahui bahwa dia dikendalikan jaringan dari lapas.

"Kemudian kami mendapat informasi bahwa jaringan ini menyuruh kurir untuk mengambil barang di lokasi yang viral itu," lanjutnya.

Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan pengintaian di lokasi. Pada saat yang sama, polisi melihat AG tengah nongkrong di depan sebuah toko 'H Marmo'.

"Tidak jauh dari lokasi itu ada seseorang menggunakan HP yang gerak-geriknya mencurigakan, kita duga kurir," sambungnya.

AG kemudian dibawa dan diinterogasi di Polsek Kalideres. Setelah melalui pemeriksaan intensif, akhirnya AG dilepaskan karena tidak terbukti sebagai pengedar.

Menurut Khoiri, setelah di interogasi Ternyata AG ditempat itu, hanya Wi-Fi an, dan pihaknya telah melepaskan AG kurang dari 24 jam setelah penangkapan. Pihak keluarga juga sudah datang dan membuat pernyataan.

"Pihak keluarga sudah membuat pernyataan bahwa memang itu tidak ada unsur penjebakan dan keluarga sudah tidak mempermasalahkan," pungkasnya. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments