Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech Terbaru KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Sabtu, November 30

Jokowi Minta Maaf Mau Ganti Eselon III dan IV dengan Robot




Jokowi Minta Maaf Mau Ganti Eselon III dan IV dengan Robot




Presiden Jokowi meminta kepada Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo untuk menggunakan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sebagai pengganti jabatan eselon III dan IV yang akan terpangkas pada awal tahun 2020.

Bahkan Jokowi meminta maaf kepada seluruh pejabat eselon III dan IV pada saat menjadi pembicara kunci di acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2019 di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Maaf kalau di sini ada eselon III dan IV kita akan pangkas mulai tahun depan agar terjadi kecepatan dalam setiap memutuskan perubahan dunia yang begitu cepat, pelan-pelan saja," kata Jokowi, melansir detik.com Kamis (28/11/19).

Sebelum menghadiri acara tersebut, Jokowi juga membicarakan wacana pemangkasan eselon III dan IV di acara CEO Forum. Bahkan, di sana Jokowi meminta Tjahjo Kumolo untuk menggantikannya dengan AI atau robot.

"Saya sudah perintahkan juga ke Men-PAN (Tjahjo Kumolo) diganti dengan AI. Kalau diganti artificial intelligence, birokrasi kita lebih cepat. Saya yakin itu. Tapi sekali lagi, ini juga akan tergantung omnibus law ke DPR," Katanya

Menanggapi itu, Jubir Presiden Fadjroel Rachman menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam sistem pemerintahan merupakan mimpi besar Presiden Jokowi.

Bahkan, dikatakan Fadjroel, Presiden Jokowi ingin memanfaatkan AI tidak hanya di sistem birokrasi pemerintah, tetapi juga dalam penyusunan regulasi.

"Mimpinya Pak Jokowi kan digital revolution dan artificial intelligence masuk ke semua kegiatan dalam pemerintahan maupun kegiatan masyarakat kemudian kita bisa mengejar kemajuan di apa yang kita sebut Indonesia Maju," kata di Media Center Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Meski demikian, kata Fadjroel, Presiden Jokowi memastikan bahwa pendapatan para pejabat eselon III dan IV yang dipangkas tidak berkurang sedikit pun. Tidak hanya itu, pemerintah juga akan menjadikan pejabat tersebut sebagai pegawai fungsional.

"Pak Jokowi menegaskan tidak ada potongan terhadap uang yang dibawa pulang, dikembalikan dari struktural menjadi fungsional. Jadi jangan takut, pendapatan yang dibawa pulang ke rumah untuk keluarga tetap sama," tegas dia. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments