Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech Terbaru KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Gabung Grup WA Loker KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram Loker KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Sabtu, September 28

2 Mahasiswa Meninggal Dunia, Kapolri Copot Kapolda Sultra


2 Mahasiswa Meninggal Dunia, Kapolri Copot Kapolda Sultra


Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Brigjen Pol Iriyanto, hal ini tercantum dalam surat telegram nomor ST/2569/IX/KEP/2019 tertanggal Jum'at (27/9/2019).

Jabatan Kapolda Sultra yang ditinggalkan Iriyanto bakal diisi oleh Brigjen Pol Merdisyam, sementara itu Iriyanto diangkat dalam jabatan baru sebagai Irwil III Inspektorat Pengawasan Umum Polri.

Berapa hari lalu, diketahui ada peristiwa penembakan yang bahkan hingga menewaskan dua mahasiswa saat demonstrasi atau berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Sultra di Kendari.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan pergantian kedudukan di kepolisian wajar terjadi. Menurutnya hal itu dilakukan untuk penyegaran.

"Mutasi ini adalah hal yang alami dalam organisasi polri sebagai tour of duty dan tour of area, penyegaran, promosi dan dalam rangka peningkatan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter," ujarnya saat dikonfirmasi, melansir CNN Indonesia, Jumat (27/9).

Pergantian jabatan Kapolda Sultra dilakukan tak lama setelah terjadi penembakan terhadap 2 mahasiswa yang berunjuk rasa di dekat Gedung DPRD Sultra. Keduanya merupakan mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Immawan Randi dan Yusuf Kadari.

Randi dan Yusuf merupakan mahasiswa Halu Oleo yang mengikuti aksi mahasiswa di Kendari menolak pengesahan RKUHP dan RUU kontroversial lain, serta batalkan revisi UU KPK.

Randi berada di tengah massa aksi di samping Gedung DPRD Sultra tiba-tiba terjatuh. Ia pun langsung dilarikan rekan-rekannya ke Rumah Sakit Korem karena jaraknya lebih dekat dari lokasi kejadian. 

Namun dalam perjalanan, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Dari RS Korem, lalu jasad dibawa ke RSUD Abunawas.

Berdasarkan hasil autopsi rumah sakit, Randi tertembak di dada kanan. Sementara Yusuf kena tembak di bagian kepala. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments