Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Loker Gink Tech Terbaru KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Mau Info Loker Terbaru? Gabung di KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Sabtu, Juni 22

Bahas Lampung Jadi Ibu Kota, Andi Desfiandi: Sangatlah Tepat


Bahas Lampung Jadi Ibu Kota, Andi Desfiandi: Sangatlah Tepat

Upaya Pemerintah Indonesia yakni Presiden Jokowi beserta stakeholder lainnya untuk rencana perpindahan Ibukota Negara Indonesia saat ini masih menjadi pertimbangan yang sangat serius, dan disamping itu juga menjadi perbincangan hangat bagi semua kalangan khususnya masyarakat Lampung yang setuju jika Ibukota Negara berada di Provinsi Lampung.
.
.
Diantara banyak masyarakat Lampung yang menyuarakan perpindahan Ibukota, salah satunya yakni Akademisi yang juga Tokoh Penyuara dari Tim FGD DKI Lampung Dr. Andi Desfiandi, SE., MA.
.
.
Bang Andi (sapaan) mengatakan, jika Lampung menjadi pilihan Ibukota Negara sangatlah tepat, mengingat wilayahnya yang strategis, sumberdaya alam yang melimpah, juga kultur dan budaya yang beraneka ragam.

“Sangatlah tepat jika Pak Jokowi memilih Lampung menjadi Ibukota Negara, mengingat wilayah Lampung sangatlah luas, banyak lahan pemerintah yang bisa digunakan, disamping strategis, sumberdaya alamnya pun melimpah, kultur dan budaya kita juga beranega ragam,” ucapnya.

Diketahui, informasi saat ini yang telah beredar mengatakan bahwa Pemerintah Pusat akan melokasikan Ibukota Negara di Kalimantan, namun ketentuan itu hingga kini belum dianggap fix bagi Pak Jokowi, banyak pertimbangan yang masih diadukan.

“Saya rasa jika Ibukota Negara berada di Kalimantan belumlah tepat. Realistisnya, berapa ribu para ASN yang akan di migrasi berikut keluarganya, karna kita ketahui jarak tempuhnya begitu jauh. Kemudian persoalan pembangunan disana, sebagai contoh, saat ini dengan waktu yang hampir sama, pembangunan jalan Tol di Lampung telah mencapai 500 Km, sementara di Kalimantan baru tercapai 30 Km, sebab material di Kalimantan didapatkannya tidak semudah di wilayah kita Lampung,” papar Bang Andi yang juga Ketua Yayasan H. Alfian Husin Universitas Darmajaya Lampung ini.

Banyak petisi yang telah ditandatangani para masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, bahkan dari berbagai profesi untuk menyuarakan Lampung sebagai Ibukota Negara. Bang Andi beserta Tim yang gencar menyuarakan tak pernah terlihat lelah memperjuangkan aspirasi tersebut. Menurut beliau, tentu kedepannya demi Provinsi Lampung lebih sejahtera.

“Perjuangan menyuarakan aspirasi ini tentu ‘gak mudah agar bisa di dengar oleh Pak Jokowi, masukan-masukan positif tentang Lampung harus bersama-sama kita suarakan. Dan jika ditanya apa sih keuntungan buat kita jika menjadi Ibukota Pemerintahan? tentu lebih cepat sejahtera, lebih cepat maju, lebih cepat berkembang,” jelas pria yang peduli akan Kultural Shock ini.

Diakhir perbincangan, Bang Andi sangat berharap kepada masyarakat dan semua kalangan ikut serta memperjuangkan Lampung for DKI ini.

“Ayo kita bersama-sama perjuangkan, tanpa kebersamaan tidak akan kita sampai tujuan, share kemana saja melalui medsos dan lain-lain.” Tutupnya. | red

Artikel Terkait

Comments
0 Comments