Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Loker Gink Tech Terbaru KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Selasa, Mei 14

Indonesia 'Darurat', HMI Cabang Bandar Lampung Desak PB HMI Segera Lakukan Konsolidasi Kebangsaan


Indonesia 'Darurat', HMI Cabang Bandar Lampung Desak PB HMI Segera Lakukan Konsolidasi Kebangsaan

Rentetan pesta demokrasi Indonesia tahun 2019 menyisakan disintegrasi bangsa yang semakin jelas. Bermula dari lamanya masa kampanye pilpres, indikasi perpecahan dari masing-masing paslon, terungkapnya berbagai kecurangan, hingga konflik horizontal yang tak kunjung usai semakin mengganggu stabilitas politik Indonesia. Dalam riwayat penentuan arah perjuangan bangsa, mahasiswa dan pemuda selalu memiliki peran. Mahasiswa dan pemuda yang dianugerahi semangat juang tinggi selayaknya menjadi pelopor pergerakan.

Khususnya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) telah membuktikannya sejak upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pergolakan ideologi bangsa, bahkan pada peralihan kepemimpinan. Dewasa ini, HMI sebagai salah satu poros mahasiswa dan pemuda islam harus mengambil peran untuk mengembalikan kondusifitas demokrasi Indonesia. Tiba saatnya Kader HMI mengimplementasikan Idealisme yang terkandung dalam nilai dasar perjuangan dan tujuan mulia bagi ummat dan bangsa.

Ketua umum HMI Cabang Bandar Lampung, Husni Mubarak, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Pengurus Besar (PB) HMI di Jakarta harus segera mengambil langkah konsolidasi kebangsaan untuk menentukan arah mahasiswa dan pemuda pada arah perjuangan bangsa Indonesia.
"Kita mendesak PB HMI segera melakukan konsolidasi kebangsaan bersama rekan-rekan mahasiswa dan pemuda lainnya untuk menentukan arak perjuangan bangsa dalam tempo yang sesingkat-singkatnya" pungkasnya.

Husni mubarak menambahkan, agar kader HMI di Badko, Cabang, hingga Komisariat tidak kehilangan arah dan marwahnya, konsolidasi tersebut harus diprakarsai dari Pengurus Besar selaku pusat kepemimpinan HMI di Indonesia.
"Konsolidasi kebangsaan ini harus dimulai oleh fungsionaris PB HMI agar kader kita tidak kehilangan arah dalam berjuang, sehingga Badko, Cabang, hingga Komisariat dapat mengikuti langkah tersebut" tambahnya. 

Harapan besar HMI Cabang Bandar Lampung yang terwakili oleh orang nomor wahid tersebut, tak akan pernah menemui hasil jika tak ada respon dan langkah konkret dari nahkoda pusat HMI. Sejatinya, tidak menutup kemungkinan bahtera besar akan terombang-ambing di atas gejolak ombak, bahkan dapat karam jika struktural awaknya terkondisi. Masih jauh untuk menentukan tempat berlabuh jika instruksi tidak sewarna dan langkah tidak seirama. 

Lalu sampai kapan kita bertahan pada keterpurukan, wahai mahasiswa dan pemuda? (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments