Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Job Fair 13 - 14 Desember 2018 KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Senin, Desember 3

Penyelundupan 21 Kg Sabu, 40 Ribu Pil Extacy dan 22 Kg Ganja Digagalkan Polisi


Penyelundupan 21 Kg Sabu, 40 Ribu Pil Extacy dan 22 Kg Ganja Digagalkan Polisi

Lampung Selatan, Jajaran Polres Lampung Selatan, melalui Satuan Reserse Narkoba berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba berupa 21 kilogram sabu-sabu, 22 kilogram ganja dan 40 ribu pil ekstasi di Seaport Interdiction, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Dari hasil penangkapan yang didapatkan pihak kepolisian di lokasi dengan waktu yang berbeda - beda, masing masing ganja seberat 10 kh pada 30 Oktober 2018, 11 Kg shabu dan 40 ribu pil extacy pada 27 Oktober 2018 serta 22 Kg ganja ada 22 November 2018.

Dalam operasi itu, pihak kepolisian berhasil mengamnkan para pelaku yakni Amin (50) warga Cirebon Jawa Barat, Muhamad Misbah (23) warga Madiun Jawa Barat, Hariyanto (28) warga Kediri Jawa Timur, RS (25) warga Jakarta Barat, R (20) warga Tanah Datar Sumatera Barat dan HF (33) warga Tanah Datar Sumatera Barat.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Purwadi Arianto Mengatakan perang terhadap narkoba akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian, untuk dapat mengurangi angka kejahatan yang ada di Indonesia.

"Sejalan dengan kebijakan pak kapolri, peralatan yang diberikan setidak tidaknya bisa mengatasi kejahatan trans nasional yang terjadi. Tempat ini (seaport interdiction) memang dipilih menjadi tempat yang strategis yang menyangkut kejahatan trans nasional khususnya narkoba," katanya

Lanjut Kapolda, Atas perbuatannya, para pelaku akan diancam UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman penjara paling ringan 5 tahun dan paling lama seumur hidup. Sementara untuk para anggota yang berhasil mengungkap kasus tersebut, Purwadi menyebut akan ada reward yang diberikan.

"Bukan saja reward panismen juga akan kita berikan, tentunya kami akan berikan reward karena mereka sudah teliti dan profesional," ungkapnya," pungkasnya. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...