Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Minggu, Desember 16

Menuju Rapimnas 2019, AJO Indonesia Siap Masuk Industri Digital 4.0


Menuju Rapimnas 2019, AJO Indonesia Siap Masuk Industri Digital 4.0

Jakarta , Perwakilan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se Indonesia Hadir di kantor pusat DPP AJO Indonesia di bilangan Matraman Jakarta Timur, dalam pelaksanaan pra Rapimnas AJO Indonesia pada hari sabtu 15 desember 2018.

DPD/DPC AJO Indonesia yang hadir diantaranya,  DPD AJO Indonesia Kepri, Riau,  Sumatera Selatan,  Sumatera Barat,  Bengkulu, Lampung, Sulawesi Selatan, dan DPC AJO Indonesia Natuna, Pekanbaru, Indragiri Hulu, Rokan Hulu dan Luwu Raya. 

Dewan Pembina AJO Indonesia, Septono Karyadi  mengatakan syarat utama portal online harus digitalisasi. Dan itu masuk dalam AD/ART AJO Indonesia  Disisi lain, media harus berbadan hukum, dan yang harus diingat wajib tertib administrasi. 

"AJO Indonesia harus benar benar hadir sebagai organisasi yang aktivitasnya terdata, jadi sekecil apapun tercatat," ungkapnya. 

Septono menegaskan AJO Indonesia harus berbeda dengan aliansi lain. Apalagi menuju industri digital 4.0. Dan tentu pada konsep dan platform media online. 

"Kita mencoba bersama sama melihat peluang agregasi digital media online.  Hal serupa sudah terjadi pada bidang lain.  Lima tahun terakhir bahkan sudah terbukti, pebisnis yang bergerak dan berbasis digital online telah masuk dalam 100 orang terkaya di Indonesia", pungkasnya. 

Kedepan, CEO perusahaan bidang teknologi ini juga menyampaikan harapan AJO Indonesia menjadi terdepan, dengan gebrakan dan inovasi digital media online.  Mengikuti era digital yang berkembang dinamis dan milenia. 

Ketua Umum AJO Indonesia  Rival Ahmad Labbaika menekankan konsep AJO Indonesa muncul dari keresahan bersama yang tidak ditemukan pada organisasi terdahulu.

"Dengan AJO Indonesia saatnya kita duduk bersama setara", sebutnya. 

Menurutnya, sebagai pekerja pers perlindungan hukum tentu jadi hal mutlak dalam pelaksanaan kerja jurnalis dilapangan. Di sisi lain,  AJO Indonesia bervisi untuk hadir bukan hanya sebagai organisasi kumpulan media atau jurnalis,  lebih jauh menjangkau era digitalisasi yang terbenam dalam platform media online yang bekerja sama mencapai tujuan bukan sama sama kerja.

Ketum AJO Indonesia, mengatakan Rapimnas akan diselenggarakan pada pertengahan Februari 2019 mendatang.

"Pra Rapimnas ini menjadi pemanasan menuju Rapimnas nanti.  Makanya diharap DPD dan DPC mempersiapkan kelengkapan dan hal hal yang dibutuhkan," tuturnya. 

Dalam acara pra Rapimnas ini, DPC Natuna dinobatkan sebagai DPC yang paling banyak menyerahkan kelengkapan administrasi media online, yakni 25 media online ke DPP AJO Indonesia. 

Sebagai penghargaan kepada Ketua DPC Natuna,  Roy.  S. DPD Kepri memberikan bingkisan khusus, yang diserahkan langsung oleh Ketum AJO Indonesia, Rival Ahmad Labbaika. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...