Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Kamis, Desember 27

Ini Dia Permintaan Maaf Kelvin yang sebut Jangan Donasi ke Kalianda


Ini Dia Permintaan Maaf Kelvin yang sebut Jangan Donasi ke Kalianda 
Infokyai.com - Videonya viral tersebar luas yang sempat hebohkan warganet lantaran dalam video tersebut seorang pria menyebut - nyebut jangan donasi ke kalianda. Namun saja pada akhirnya, beredar kembali video terbaru yakni permintaan maaf dari Kelvin Yudatama.

Pada video permintaan maaf tersebut, Pria yang mengaku bernama Kelvin Yudatama tersebut meminta maaf sedalam - dalamnya, begini permintaan maafnya, yakni :
"Assalamualaikum wr wb, Dengan ini saya Kelvin Yudatama saya meminta maaf sedalam-dalamnya kepada saudaraku, khususnya yang terkena tsunami di Kalianda, atas perbuatan video yang saya buat tidak senonoh itu, yang telah menyakiti hati saudara-saudara'ku yang ada di Kalianda. Saya meminta maaf sedalam-dalamnya atas perbuatan itu yang tidak terpuji, saya menyatakan menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali, atas dimaafkannya saya ucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada saudaraku yang berada di Kalianda, Wassalamualaikum wr wb"Ujar Pria tersebut

Sebelumnya Kasubdit II Cybercrime Polda Lampung Kompol I Ketut Suryana mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasuss tersebut. .
.
"Iya kami sudah monitor, sekarang sedanf kita lidik" katanya, Kamis (27/12/2018).
.
.
Terpisah dari itu, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan Hendry Rosyadi merasa prihatin atas beredarnya video tersebut. .
.
"Apapun alasannya bencana tidak boleh untuk jadi bahan becanda. Seharusnya anak muda bersatu, bahu membahu untuk membantu keluarga kita yang di Lampung Selatan. Saya harap Polda Lampung dapat mengusut tuntas permasalahan itu" tutupnya. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...