Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Kamis, Oktober 25

Sempat Viral di Medsos, Akhirnya Pelaku Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid Minta Maaf


Sempat Viral di Medsos, Akhirnya Pelaku Pembakaran Bendera Berkalimat Tauhid Minta Maaf
Infokyai.com - Sempat viral di medsos, akhirnya tiga pelaku pembakaran bendera berkalimat tauhid di Garut, Jawa Barat, memohon maaf.
.
.
Pembakaran itu, dilakukan oleh pelaku karena menganggap bendera tersebut bendera HTI.
.
.
Dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Selasa (23/10/2018).
.
.
Ketiga identitas pelaku masih dirahasiakan oleh polisi. Mereka masih berstatus saksi.
.
.
"Pertama, peristiwa pembakaran bendera yang diklaim bendera tauhid itu merupakan respons spontanitas kami. Tidak ada kaitannya sedikit pun dengan kebijakan Banser," Ujar pria berkaus putih polos lengan pendek dan bercelana panjang hijau.
.
.
Diketahui, pembakaran bendera itu terjadi saat gelaran Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Limbangan, Senin (22/10) pagi. Dia menyebut pembakaran terjadi karena bendera HTI dilarang pemerintah.
.
.
"Kedua, bendera yang kami bakar itu ketika HSN kemarin itu merupakan bendera yang terlarang oleh pemerintah, yaitu bendera HTI,"Paparnya
.
.
Mewakili dua temannya, dia menyampaikan permmintaan maaf atas kejadian tersebut.
.
.
"Ketiga, mungkin saya disini minta maaf kepada seluruh masyarakat, wabil khususumat Islam, apabila peristiwa ini menjadikan ketidaknyamanan,"Tuturnya
.
.
Terpisah dari itu, Menko Polhukam Wiranto menyebut kasus pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat, karena penggunaan kalimat tauhid pada bendera HTI, ormas yang dilarang. Polisi dan kejaksaan menangani kasus tersebut.
.
.
"Dalam rangka memperjelas permasalahannya, klarifikasi dan pendalaman akan dilaksanakan oleh pihak Polri dan kejaksaan untuk menentukan penanganan selanjutnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Wiranto dalam jumpa pers seusai rakor terbatas di Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (*)
.
.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Berbagi informasi Yuk 😎
Jangan lupa kirim & tag kami yai 😊
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Terimakasih sudah membaca 👀, menyukai ❤ dan jangan lupa tag temenmu untuk saling berbagi informasi 👍
.
.
.
#infokyai #lampung #bandarlampung #jakarta #palembang #bandung #bekasi #bogor #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #maluku #papua #bali #palembang #viral #bendera #tauhid #polisi

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...