Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Oktober 20

Ikut Tren dan Hisap Lem, Siswi di Padang Ini Sayat Lengan Sendiri


Ikut Tren dan Hisap Lem, Siswi di Padang Ini Sayat Lengan Sendiri

Infokyai.com - Entah apa yang ada dipikiran siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang ini. Bukannya menuntut ilmu eh justru nekat menyayat lengannya sendiri menggunakan silet dan kaca.
.
.
Parahnya, aksi itu dilakukan karena mabuk lem dan terpengaruh tren yang dilihatnya di Facebook.
.
.
Netizen yang mengetahui berita viral tersebut pun merasa miris akan aksi yang dilakukan para pelajar tersebut.
.
.
"Parah amad uyy! Kekinian ga gini juga"Kata Netizen
.
.
"Kekinian Kok Gini Dek!"Ujar Netizen
.
.
Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat yang turun langsung ke sekolah itu, diduga para murid di sekolah itu juga sudah kecanduan merokok dan terindikasi menggunakan lem maupun narkoba jenis daun ganja dan sabu.
.
.
Kepala BNNP Sumbar Brigjen Pol Khasril Arifin melalui Plt Kepala Seksi Rehabilitasi BNNP Sumbar, dr Marryo Borry WD mengatakan, pihaknya turun langsung ke sekolah itu, setelah adanya laporan dari Penggiat Anti Narkoba yang berkerja sama dengan BNNP Sumbar mendapatkan informasi dari guru SMP, bahwa banyak siswi perempuan yang berperilaku menyimpang.
.
.
“Laporan yang kami terima, banyak para siswi yang menyayat tangannya menggunakan silet dan pecahan kaca yang dicurigai adanya pengaruh narkoba. Menindaklanjuti informasi itu, kami langsung mendatangi sekolah dan melakukan wawancara dengan murid perempuan yang mengiris lengannya itu,” kata Marryo, dilansir harianhaluan.com, Selasa (16/10).
.
.
Ia menambahkan, untuk memastikan murid perempuan itu terindikasi mengkonsumsi atau tidak, pihaknya juga melakukan pemeriksaan urine terhadap enam orang sampel. Namun, dari hasil pemeriksaan urine tidak ada satupun yang positif narkoba.
.
“Kami mengambil sampel enam orang murid perempuan. Dari hasil wawancara, mereka melakukan itu setelah melihat tren di media sosial Facebook. Mereka mencontoh apa yang ditayangkan di Facebook mengiris lengan dan itu menjadi kesenangan bagi mereka. Ke enam siswa itu mengakui mengkonsumsi lem untuk mabuk,” tutur Marryo.
.
Marryo menjelaskan dari hasil wawancara terhadap ke enam murid perempuan itu, juga didapatkan informasi kalau kakak kelasnya juga sering menggunakan narkoba jenis ganja dan sabu. Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan tes urin kepada seluruh siswa di sekolah itu untuk memastikan ada atau tidaknya siswa yang mengkonsumsi narkoba.
.
“Kami sudah menyarankan kepada guru karena kawasan sangat rawan peredaran narkoba sehingga para siswa butuh rehabilitasi. BNN akan turun ke lokasi melakukan pemeriksaan urin agar dapat dipastikan siapa saja siswa yang terindikasi mengkonsumsi narkoba, sehingga kita bisa lakukan rehabilitasi” ujar Marryo.
.
Marryo menuturkan terkait tren siswa yang menyayat lengannya itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dengan mendatangi sekolah itu sekali dalam seminggu untuk memberikan pendampingan psikologis dan rehalibitasi sehingga para siswi perempuan yang mengkonsumsi lem.(*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...