Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Senin, Juli 2

Harga Pertamax Naik? Ini Kata Pertamina

Ilustrasi | Via tilik.id
Harga Pertamax Naik? Ini Kata Pertamina

Infokyai.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex naik mulai Hari Minggu, 1 Juli 2018. Pastinya dengan kenaikan harga ini, masyarakat pun bertanya-tanya apa yang menyebabkan BBM jenis tersebut, bisa naik harganya.

Dari kenaikan harga BBM jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito pun menjelaskan ada sejumlah faktor yang menjadi alasan menaikkan harga. Kenaikan harga sendiri untuk Pertamax Rp 600.

“Pertama alasannya kenapa (menaikkan harga), kan itu harga minyak dunia naik, dan faktornya 90% karena harga bahan bakunya ya. Kita kan sudah net oil importir. Itu yang pertama,” katanya seperti yang dilansir infokyai.com dari detikFinance, Jakarta, Minggu (1/7/2018).

Dia pun menjelaskan dalam 3 bulan terakhir harga minyak dunia belum stabil. Jika dihitung rata-rata selama kurun waktu tersebut harganya sudah di atas US$ 70/barel.

“Rata rata sudah di atas US$ 70an dalam 3 bulan ya. (Harga minyak dunia) memang belum stabil kan. Bisa naik bisa turun kita ambilnya rata rata,” jelasnya.

Alasan kedua, kata dia karena badan usaha memang boleh menyesuaikan harga BBM untuk jenis Pertamax dan jenis bahan bakar umum lainnya. Berbeda dengan Premium yang harganya ditetapkan oleh pemerintah.

“Yang kedua aturannya memang kalau Pertamax itu boleh dinaikkan, ditentukan oleh badan usaha setelah mendapat izin dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian ESDM,” sebutnya.

“Kemudian harga yang lain, supaya nggak misleading, harga Premium itu kan yang ditetapkan oleh pemerintah tetap tidak naik dan Pertalite tetap tidak naik,” tambahnya. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...