Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Minggu, Juli 1

Tradisi Tukhun Tinung dan Berbagi Teda


Tradisi Tukhun Tinung dan Berbagi Teda
Infokyai.com - Tradisi tukhun tinung dan berbagi teda merupakan salah satu kegiatan adat istiadat yang biasa dilakukan setelah Solat Idul Fitri.
Baca Juga :  Tari Melinting Lampung https://goo.gl/jV27xk
"Para acara ini, dimana masyarakat dan mekhanai di suatu pekon akan melakukan khuah ( ruangan ) yang menurunkan " Tinung " ( Wadah Lingkaran terbuat dari Logam atau Stainless ) yang berisi jenis jenis makanan Khas Lampung diantaranya Cupil, Sekubal, Pindang Iwa, Gulai Manuk , Seruit dan Makanan lainnya di Plastik yang di sebut " Teda ". "Kata Adien Rohyanudin warga kepada infokyai.com
.
.
Ternyata tradisi seperti ini sudah sejak lama dilakukan oleh masyarakat setempat, hingga saat ini pun tradisi tukhun kiinung dan berbagi teda masih melekat pada masyarakat setempat.
.
.
"Tradisi ini sampai sekarang masih terus di Lestarikan khususnya di Lampung Saibatin / Pesisir , salah satunya di Pekon Kekatang, Marga Punduh, Pesawaran - Lampung"Ucapnya
Baca Juga :  Rumah Daswati, Bangunan Bersejarah bagi Provinsi Lampung https://goo.gl/8Jdwm1
Adien yang merupakan Founder Aero Media menambahkan, bahwa tradisi seperti ini sudah melekat di pekon kami hanya boleh di ikuti oleh Masyarakat Khagah ( Orang Tua ) , Mekhanai ( Pemuda ) , dan Tamu undangan dari Pekon-pekon tetangga dan tidak untuk Anak-anak atau Wanita.
.
.
Lanjut Adien, Tujuan dari Tukhun Tinung ini sebagai salah satu bentuk Syukur dalam menyambut Idul Fitri , dan menciptakan rasa saling berbagi kepada kerabat, tetangga dan saudara.
.
.
"Dengan adanya kegiatan ini kita bisa berbagi bersama, satu dengan lainnya, Dan juga menjalin silaturahmi antar sesama"ujarnya
.
Sedangkan di gabungkannya antara Orang tua dan Mekhanai dalam acara ini untuk menciptakan rasa kekeluargaan sesama penerus Adat Istiadat di masa mendatang.
Baca Juga :  Mengenal Jenis - Jenis Tapis Lampung https://goo.gl/Fxp6Y6
"Masyarakat Lampung sangat menjunjung suatu kekeluargaan yang tentunya itu tercipta dari Pemuda, Budaya dan Adat Istiadat yang terus di Lakukan, meskipun jaman sudah Modern"paparnya
.
Tambah Adien "Kilu Mahappun, Jama sai Tuha Khaja, Sikindua Ki Wat Salah Cawa" (red) .
.


#info #infokyai #news #viral #jakarta #bogor #bandung #lampung #bandarlampung #lampungselatan #pesawaran #palembang #tanggamus #mudik #lebaran #mudiklebaran #pulangkampung #tradisi #adatlampung #tradisilampung

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...