Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Job Fair 13 - 14 Desember 2018 KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Kamis, Juni 7

Tembak Razan al Najjar Sampai Mati, Israel Mengaku Tidak Sengaja


Tembak Razan al Najjar Sampai Mati, Israel Mengaku Tidak Sengaja
Infokyai.com - Masih ingatkan perawat Razan yang tewas ditembak oleh Israel ? Padahal ketika itu, Razan telah mengenakan jas medisnya sebagai tanda bahwa ia seorang medis, dan bahkan ia pun sudah mengangkat tangannya.
Baca Juga : Hore, Honorer Kini Bisa Jadi CPNS Lho! Asalkan Penuhi 3 Syarat Ini https://goo.gl/y8isQG
Dari peristiwa itu, seperti dilansir @infokyai dari kumparan.com, Tentara Israel menuai kecaman setelah menembak mati seorang perawat Gaza dalam demonstrasi besar pekan lalu. Menurut tentara Israel, tindakan itu tidak disengaja.

Tentara Israel telah melakukan penyelidikan terkait kematian perawat Razan al-Najjar tersebut. "Hasil penyelidikan menunjukkan sejumlah kecil peluru ditembakkan dalam insiden tersebut, tapi tidak ada tembakan yang dengan sengaja atau diarahkan ke dia (Najjar)," kata pernyataan militer Israel yang dikutip AFP, Selasa (5/6). .
.
Israel tidak menjelaskan lebih lanjut bagaimana Najjar terbunuh, namun mereka mengatakan penyelidikan ini masih terus berjalan dan kesimpulannya akan ditentukan oleh departemen jeneral advokasi militer

Kematian perawat berusia 21 tahun itu mengejutkan dunia. Kutukan dan kecaman melayang untuk Israel karena dianggap melakukan kejahatan perang dengan membunuh pekerja medis. "Pekerja Medis bukan target! Israel harus menyesuaikan penggunaan kekerasan dan Hamas harus mencegah insiden di perbatasan," kata utusan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov.

Total ada sedikitnya 125 warga Palestina yang tewas dibunuh Israel sejak aksi besar di perbatasan digelar pada 30 Maret lalu. Rencananya, aksi besar serupa akan digelar juga pada Jumat mendatang.

Menurut lembaga The Palestinian Medical Relief Society Najjar ditembak ketika memberikan pertolongan pertama pada demonstran yang terluka. Tiga orang yang berusaha menolong Najjar juga terluka tembak oleh peluru tajam.

Najjar terkenal karena sebelumnya dia sempat diwawancara oleh media Jewish Voice for Peace dan New York Times. Dalam wawancara itu dia mengaku ikhlas bekerja selama 13 jam untuk menolong korban-korban yang terluka akibat demonstrasi tersebut. .
Baca Juga :  Gila! Kakak Hamili Adik Kandungnya, Sang Ibu Bantu Gugurkan? Ini Dia Faktanya! https://goo.gl/cHUp5d
Usai kematian Najjar, muncul meme yang viral, menunjukkan foto seorang tentara wanita Israel yang disebut menembakkan peluru yang menewaskan Najjar. Namun tentara bernama Rebecca itu membantahnya, mengaku tidak pernah terlibat dalam operasi tentara di perbatasan. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...