Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Job Fair 14-15 Agustus 2018 KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Minggu, Mei 27

PT KAI: Penumpang Mengaku Teman Teroris Ternyata Orang Stres

Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images
PT KAI: Penumpang Mengaku Teman Teroris Ternyata Orang Stres

Infokyai.com - Masih ingatkan video viral seseorang yang sedang berada di kereta eh tiba - tiba marah dengan polsuska, nah akhirnya Juru bicara PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI, Edy Kuswoyo pun angkat bicara. 
Baca Sebelumnnya : Mengaku Teman Teroris, Wanita Ini Tantang Polsuska https://goo.gl/ud9NEr
Dilansir infokyai.com dari tempo.co, Juru Bicara PT KAI: Penumpang Mengaku Teman Teroris Ternyata Orang Stres mengatakan penumpang perempuan yang mengaku-ngaku sebagai teman teroris diketahui sedang depresi.

"Penumpang itu stres. Bukan tanpa tiket, ada tiketnya. Karena stres tersebut, tiket dan uangnya juga disobek-sobek sendiri," kata Edy Kuswoyo saat dihubungi, Ahad, 27 Mei 2018.

Menurut Edy, penumpang perempuan itu naik kereta dari Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah, dengan tujuan akhir di Stasiun Pasar Pasar Senen, Jakarta.

Sebelumnya, beredar video seorang perempuan mengaku teman teroris saat berbicara dengan personel Kepolisian Khusus Kereta Api (Polsuska). "Saya nantang, Pak. Sekarang Bapak diam, saya nantang. Naga emas saya yang punya," kata penumpang itu kepada personel Polsuska dalam video berdurasi 32 detik.

"Teman saya yang kalian tangkap, teroris teman-teman saya, saya yang nantang," kata perempuan tersebut sambil menunjuk personel Polsuska.

Edy Kuswoyo menuturkan peristiwa itu berlangsung pada Jumat, 25 Mei 2018, sekitar pukul 01.00. Penumpang tersebut, kata dia, diketahui bernama Dewi Mustika Rini.

Atas kejadian itu Dewi Mustika Rini langsung ditangkap oleh personel Polsuska dan diturunkan di Stasiun Cirebon. Ia terpaksa diturunkan, menurut Edy, karena ulahnya telah meresahkan penumpang dalam kereta. Setelah diperiksa, penumpang itu pun dilepaskan. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...