Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Job Fair 13 - 14 Desember 2018 KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Mei 12

Ingin Cepat Mendapat Pekerjaan? Segera Perbaiki Surat Lamaran Kerjamu

Via helpshared.com
Ingin Cepat Mendapat Pekerjaan? Segera Perbaiki Surat Lamaran Kerjamu

Infokyai.com - Apakah kamu adalah seorang yang sedang gencar-gencarnya menyebarkan berkas lamaran pekerjaan? Hingga kamu tidak peduli lagi berapapun ongkos yang keluar hanya untuk mencetak dan mengirim berkas. Hmm, pasti itu kamu lakukan agar peluang kamu mendapatkan pekerjaan bisa lebih besar, kan? Beruntung jika kamu menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang pendidikan yang kamu miliki. Lantas, kamu segera menyusun berkas lamaran untuk dikirimkan ke alamat perusahaan yang dituju. Satu minggu, sebulan, dua bulan hingga berbulan-bulan berlalu, kamu mengeluh karena belum juga mendapat panggilan tes atau wawancara. Padahal kamu itu sudah cukup yakin karena telah memenuhi kualifikasi di perusahaan tersebut. Hmm, daripada kamu merasa kecewa terus menerus, sebaiknya kamu menganalisis berkas administrasi, terutama penulisan surat lamaran kerja. Berikut ini kesalahan-kesalahan yang mungkin kamu lakukan pada berkas lamaran pekerjaan kamu:

Baca Juga :
Mau Lulus Kerja ? Lengkapi Persyaratannya Seperti ini, Cek https://goo.gl/hgcVPE

Tips Menghadapi Rasa Gugup Saat Interview Kerja https://goo.gl/fdwSh5
Ingat, Usia Muda Itu Bukan Penghalang Kesuksesanmu! https://goo.gl/sY2vd2

1.Kamu tidak memahami dengan baik posisi yang dibutuhkan, sehingga kamu gagal untuk meyakinkan perusahaan
Dalam membuat surat lamaran kerja, kamu tidak tahu hal-hal apa saja dan orang seperti apa yang diinginkan oleh perusahaan. Padahal, jika diperhatikan dengan cermat, kebutuhan perusahaan tersebut tertera di iklan lowongan pekerjaan, loh. Kamu terlalu sibuk memberi pernyataan atas kemampuan yang kamu miliki dan gagal menghubungkannya dengan keahlian yang dibutuhkan perusahaan. Dengan kata lain, kamu nggak bisa “menjual” diri sehingga perusahaan nggak tertarik “membeli” keahlian dan pengalamanmu tersebut.

2. Bukannya kamu fokus dengan kebutuhan perusahaan, malah terlalu banyak menuliskan informasi yang nggak penting dan relevan
Relevan yang dimaksudkan di sini adalah berhubungan dengan posisi yang kamu lamar. Misalnya, jika kamu melamar untuk menjadi penulis, maka informasi yang relevan bisa berupa; pernah dimuat di mana saja tulisanmu, atau jika kamu aktif menulis blog, maka kamu bisa jelaskan tentang blog yang kamu miliki. Ingat juga, bahwa ada ratusan orang yang punya keahlian yang sama, pikirkan bagaimana caranya perekrut harus memilihmu.

3. Kamu hanya menuliskan “Kepada Yth…” disertai nama jabatan yang dituju tanpa menyertakan nama perusahaan.
Sebuah surat lamaran kerja itu termasuk ke dalam surat resmi yang punya aturan tertentu dalam penulisan alamat tujuan. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pencantuman nama perusahaan. Jika kamu hanya menuliskan “Kepada Yth. Bagian Personalia” dilanjutkan dengan kota tujuan, maka menunjukkan kalau kamu tidak berusaha untuk mengenal perusahaan terkait. Terkadang kamu perlu menelepon perusahaan yang dituju atau sekadar mencari lewat internet untuk mengetahui nama perusahaan yang benar.

4. Memulai kalimat sapaan dengan intro yang terkesan basa-basi. Hey, kamu mau melamar pekerjaan atau merayu gebetan?
Para fresh graduate kadang membuat kesalahan dengan menyebutkan title terbaru mereka di baris pertama surat lamaran. Dengan harapan, pihak perusahaan akan terkesan dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki. Karena bagi mereka yang belum memiliki pengalaman bekerja sebelumnya, title pendidikan merupakan hal terbaik yang bisa ditawarkan. Ingat, semua pelamar, baik fresh graduate atau berpengalaman, harus memerhatikan kalimat awal surat lamaran yang bisa menarik perhatian.

5. Surat lamaran terlalu panjang atau terlalu pendek. Hindari bertele-tele tapi juga jangan menggantung dan kurang info juga
Batasi surat lamaranmu minimal 2 paragraf dan maksimal 4 paragraf. Intinya, surat lamaran kerja harus memberikan informasi singkat tentang latar belakang, keahlian dan pengalaman yang kamu miliki secara singkat. Lalu menunjukkan kenapa kamu memenuhi syarat untuk posisi yang ditawarkan, kemudian jelaskan apa keuntungan yang akan didapatkan perusahaan jika kamu lolos misalnya. Akhiri surat lamaran dengan sopan dan pastikan perusahaan tahu kalau kamu bisa dihubungi kapanpun.

6. Penulisannya tidak sesuai dengan kaidah bahasa surat yang benar, ini alasan penting yang menyebabkan surat lamaranmu ditolak
Bahasa adalah unsur penting yang harus diperhatikan dalam penulisan surat lamaran. Jika kamu menggunakan tata bahasa yang keliru, baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia ketika membuat surat lamaran kerja, maka hal ini menunjukkan pada perusahaan bahwa kamu nggak memiliki keterampilan bahasa yang baik yang benar. Perusahaan akan mengenali ini sebagai kecerobohan dan akan melewatkan surat lamaranmu lantas membaca milik untuk orang lain yang dinilai lebih siap.
7. Menggunakan satu surat lamaran kerja untuk beberapa lowongan pekerjaan. Ini kesalahan fatal
Surat lamaran kerja yang ditulis untuk melamar sebagai marketing tentu berbeda dengan surat lamaran kerja yang ditulis untuk menjadi programmer. Persyaratannya berbeda, kualifikasi yang dibutuhkan berbeda, tentu saja informasi yang kamu berikan harus berbeda. Kemampuanmu membuat kopi yang enak hanya berguna jika kamu melamar sebagai barista, tapi nggak berguna jika kamu melamar sebagai akuntan, bukan? Belum lagi jika kamu sampai lupa mengganti tanggal surat dan nama perusahaan yang dituju. Duh, jangan sampai deh!

8. Penulisan surat lamaran nggak disusun dengan rapi, gimana mau baca kalau formatnya berantakan begini?
Untuk surat lamaran kerja fisik, kesalahan terakhir adalah kamu kurang memerhatikan jenis dan ukuran huruf, jarak spasi, batas (margin), serta jenis kertas yang digunakan sehingga surat lamaran yang kamu ketik nggak rapi. Ketidakrapian ini membuat perekrut dengan cepat membuang surat lamaran kerjamu karena mengasumsikan bahwa kamu orang yang nggak kompeten. Untuk menghindari kesalahan ini, buatlah surat lamaranmu dengan memerhatikan hal-hal berikut:
Jenis huruf standar dan formal, yaitu Times New Roman, atau Arial berukuran 11 atau 12 ppt.
Jarak spasi 1 atau 1,5.
Jenis kertas A4.
Batas (margin) atas, kanan, bawah, dan kiri standar, yaitu 1 inci (2,54 cm).

Semoga dengan kamu memperbaiki surat lamaran pekerjaan yang kamu buat, bisa membantu kamu menjadi lebih baik dalam membuat surat lamaran pekerjaan. Sehingga kamu jadi memiliki peluang besar untuk dipanggil ke tahap tes berikutnya. Sekian dan terimakasih. (fai)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...