Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Mei 5

Cara Pembuatan Veneer Gigi Kelinci Yang Perlu Kamu Tau

Pembuatan veneer gigi kelinci (Foto: Ist)
Cara Pembuatan Veneer Gigi Kelinci Yang Perlu Kamu Tau

Infokyai.com - Mempercantik tampilan gigi dengan gigi kelinci ? masih asingkah gigi kelinci di benak anda ? ggi kelinci adalah gigi yang berada di paling depan, yang terlihat besar atau biasa disebut dengan gigi kelinci, karena bentuknya yang berbeda dengan gigi lainnya, dan ciri khas gigi kelinci berada dibagian depan atas, dan terlihat besar seperti binatang kelinci, oleh karena itu banyak yang menyebutnya gigi kelinci. 

Ternyata dalam dunia kecantikan, mempunyai gigi kelinci adalah salah satu bentuk estetika wajah dan senyuman yang begitu indah lho, nah lho, kok bisa ya ? ternyata dengan melakukan perawatan gigi veneer tidak hanya memperbaiki bentuk susunan gigi saja melainkan dapat mempercantik gigi juga lho.

Metode perawatan gigi memang lagi banyak yang menaungi, bahkan berbagai kalangan pun banyak yang nekat merubah susunan giginya menjadi lebih rapih, dengan tujuan untuk mempercantik giginya. 

Dari berbagai informasi yang infokyai.com himpun, ternyata banyak orang yang meminati perawatan bunny teeth atau yang biasa dikenal dengan gigi kelinci, yang berada di bagian depan atas dan terlihat besar atau gigi tengah yang terlihat menonjol ketika anda senyum, hal itu banyak yang melakukan perawatan, untuk dapat membentuk giginya menjadi seperti gigi kelinci, karena terlihat lebih cantik senyumnya. 

Dilansir dari lifestyle.okezone.com, Adapun veneer dilakukan melalui dua teknik pengerjaan, yakni teknik direct dan teknik indirect. Direct atau yang biasa kita sebut veneer komposit merupakan jenis veneer yang dapat dilakukan dalam waktu singkat, yakni sehari saja. Setelah melakukan konsultasi, permukaan gigi pasien akan sedikit diasah dan veneerlangsung dibentuk sesuai dengan bentuk yang diinginkan pasien.

Sedangkan mekanisme perawatan indirect veneer memakan waktu lebih lama. Hasil gigi yang diasah akan dicetak dan dikirim ke laboratorium untuk dibuatkan veneer yang berbahan porcelain. Lalu, gigi yang telah diasah akan dibuatkan veneer sementara, selagi menunggu veneerporcelain dari laboratorium. Biasanya lama pengerjaan di laboratorium sampai dengan satu minggu.

“Beda dikeduanya terletak pada bahan dan ketahanannya. Bahanporcelain lebih baik dalam menolak noda dan dapat bertahan hingga kurang lebih 15 tahun. Sedangkan, direct veneer hanya dapat bertahan hingga sekitar 5 tahun," lanjut dokter gigi lulusan Universitas Indonesia ini.

Sementara itu, drg. Andreas Aryo menuturkan, bagi masyarakat yang tertarik melakukan prosedur veneer gigi disarankan terlebih dahulu melakukan konsultasi di klinik gigi.

"Sangat dianjurkan bagi pasien untuk melakukan konsultasi agar dapat mengenali permasalahan gigi yang dialami. Dokter dapat memberikan prosedur perawatan gigi yang terbaik dan cocok pasien," ujar dia.

Terkait biaya, ia mengatakan harga untuk porcelain veneer sekitar Rp3 juta hingga Rp4 juta per gigi. Sedangkan, direct veneer merogoh kocek sekitar Rp800ribu rupiah per gigi. (Red)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...