Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Job Fair 14-15 Agustus 2018 KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, April 7

Masih Ingatkan Dengan Video Polisi Nilang di Palembang, Ternyata Ini Fakta Dibalik Kejadian Tersebut


Masih Ingatkan Dengan Video Polisi Nilang di Palembang, Ternyata Ini Fakta Dibalik Kejadian Tersebut

Infokyai.com - Beberapa hari yang lalu sempat viral beredar video oknum polisi yang melakukan penilangan dan kian viral di medsos hingga menjadi perbincangan warganet, namun saja dibalik peristiwa tersebut ada fakta yang terungkap yakni sebagai berikut : 

Baca Juga :
Rumahnya Diganggu Makhluk Halus, Curhatan Raditya Dika Bikin Merinding https://goo.gl/qyQpYd
Tercyduk Maling Helm, Lalu Minta Maaf Terus Minta Helm, Binggung Ia ? Simak Videonya! https://goo.gl/6AxSMD
Tercyduk CCTV Maling Burung, Ini Dia Foto Malingnya, Ada Yang Kenalkah ? https://goo.gl/Pq9sKk

Dilansir dari manaberita, RAUDI, seorang mahasiswa semester 4 yang kuliah di Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang sempat menjadi korban pungli dari beberapa oknum polisi bernama Bripka Teta Ardiyansah dan Bripka Poltak Azhari.
.
Namun, tak banyak yang mengetahui jika Raudi pun sempat memberikan beberapa keterangan palsu saat ditanya oleh Bripka Teta.
.
1. Uang untuk berobat
.
Saat ditilang, Raudi sempat mengatakan jika uang tersebut digunakan untuk membeli obat ibunya yang baru selesai operasi. Faktanya, ketika sidang berlangsung, ia mengatakan jika uang tersebut digunakan untuk membeli gear motor miliknya.
.
2. Uang meminjam dengan teman
.
Lagi-lagi masalah uang. Selain mengaku untuk membeli obat, remaja berpostur kurus ini pun mengatakan jika ia meminjam uang milik temannya. Padahal, uang tersebut adalah miliknya. Di dompet, rupanya Raudi memiliki uang senilai 170 ribu. Ketika ditanyai alasannya berbohong, ia mengaku terpaksa karena takut masalahnya semakin panjang dan ribet.
.
3. Meminta izin pergi ke rumah sakit untuk membeli obat
.
Raudi sempat meminta waktu kepada Bripka Teta selama 1 jam untuk pergi ke rumah sakit dan membeli obat untuk sang ibu. Padahal, dia pergi untuk kuliah. Raudi mengakui kekhilafannya ini karena sudah terlambat untuk mengikuti kelas.
Karena inilah AKBP Prasetyo R Purbowo sik. Mh selaku pimpinan sidang menyayangkan tindakan Raudi yang telah berbohong dan tidak mengatakan hal yang sebenarnya kepada Benni saat tengah merekam video tersebut sehingga menimbulkan penilaian buruk pada masyarakat terhadap kepolisian.

Meskipun begitu, oknum ‘nakal’ ini tetap diberi hukuman berupa penempatan khusus selama 14 hari. (Red)

Baca Juga :
Ya Ampun, Kok Tega Banget Sih!Pengendara Ini Ikat Leher Hewan dengan Tali Lalu Seret dengan Motor yang Melaju https://goo.gl/RPraof
Kasihan, Kakek 72 Tahun Ini Mengaku Tersesat, Ada Yang Kenalkah? https://goo.gl/SNC8wS

#info #infokyai #lokeryai #news #viral #lampung #bandarlampung #lampungselatan #pesawaran #pringsewu #tanggamus #lampungbarat #pesisirbarat #lampungtengah #polisi

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...