Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Minggu, April 1

Buset! Demi Hubungan Sejenis Nekat Palsukan Buku Nikah

Ilustrasi | Foto Ist
Buset! Demi Hubungan Sejenis Nekat Palsukan Buku Nikah

Bandar Lampung, Infokyai.com - Nafsu oh nafsu, memang jikalau nafsu tak bisa tertahankan ya apa jadinya bisa melewati batas normal, seperti kisah wanita berinisial AW (24) yang nekat memalsukan identitas dirinya menjadi pria, lantaran untuk memuaskan nafsu birahinya terhadap wanita pujaannya.

Baca Juga :
Geger! Ada Mobil Terbakar di Flyover Gajah Mada  https://goo.gl/mRUKDn
Video Detik - Detik Herman HN Walk Out Saat Bedah Visi Misi di Unila https://goo.gl/a1V8Cz
Begini Cara Unik Bachtiar Basri Serap Aspirasi Warga https://goo.gl/fKVDrJ

Diketahui AW seorang wanita yang nekat memalsukan identitas dirinya menjadi pria dengan nama Ryan Febriansyah untuk dapat ia memuaskan nafsu birahinya dengan wanita pujaannya. Modus yang dilakukan AW tersebut ternyata berhasil dan dia pun berhasil memalsukan buku nikah milik temannya, lalu dirubah dengan data diri mereka berdua.

Sepertinya modus yang dilakukan AW ini benar - benar terencana, karena ia tak tanggung - tanggung memalsukan buku nikah untuk tinggal bersama. Beberapa bulan mereka berdua, AW dan pasangannya tinggal bersama mengontrak di sebuah kontrakan di daerah Way Dadi Sukarame Bandar Lampung.

Selama masa pacaran korban tidak mengetahui jika pacarnya adalah seorang pria, dan bahkan keduanya berulang kali telah melakukan hubungan intim.  Namun saja korban mulai merasa sangat curiga kepada pasangannya, karena setiapkali  berhubungan intim dengan pasangannya, ia tidak pernah merasakan kejantanan calon suaminya tersebut

Dari kejadian itu, Korban pun langsung menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya, dan selanjutnya orangtua korban langsung melaporkan pelaku ke Polresta Bandar Lampung.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Harto Agung Cahyono, mengatakan pelaku berhasil ditangkap pihaknya, dikarenakan pihak keluarga korban telah melapor atas dugaan asusila, dengan Nomor Laporan LP/ B/1275/llI/LPG/Restabalam. Dengan modus yang dilakukan pelaku menyamar menjadi pria dengan memalsukan identitas, padahal ia wanita, lantaran ia ingin berhubungan dengan wanita yang ia sukai. 

“Jadi pelaku ini menyamar jadi pria, kemudian ngontrak rumah dan berhubungan"Kata Kasatreskrim Harto Agung Cahyono

Lanjutnya, Namun ada beberapa keganjilan yang dirasakan dan akhirnya pelaku dilaporkan oleh pihak keluarga korban, karena diketahui bukan pria melainkan wanita.

"Diketahui pelaku perempuan, korban bersama orang tuanya melapor ke polisi,” Ujarnya 

Tambahnya, Pelaku sebenarnya tidak menikah, ia hanya memalsukan identitas dirinya, dan juga buku nikah tersebut itu pun hanya dirubah datanya menjadi data mereka berdua.

"Buku nikah itu punya temannya, dia mengambil dan mengganti namanya, aslinya mereka ini enggak menikah"Ujarnya

Dari pengakuan pelaku, ia mengaku memiliki kelainan seksual dikarenakan mengalami trauma yang mendalam sewaktu masih kecil, hingga sekarang trauma itu masih dirasanya.

“Dulunya saya dilecehin, trauma sama laki, dan saya ditinggal orang tua,” kata wanita yang bekerja serabutan ini.

Baca Juga :
Anggota PPNI Siap Kawal Kasus Penganiayaan Fery Fadly https://goo.gl/WrgXVf
Terharu, Walau Tubuh Kurus Kering Penjual Bubur Ini Terus Berjuang Lawan Penyakitnya https://goo.gl/zKXweK
Pasca Dituntut 16 Tahun Penjara, Setya Novanto Mengaku Kaget https://goo.gl/8rn8A4

Dari informasi yang infokyai.com himpun, Pelaku mengenal korban sejak akhir tahun 2017, dan ia nekat memalsukan identitas dirinya dan buku nikah agar diterima mengontrak dan bisa memuaskan nafsu birahinya, dan dari perbuataannya itu, pelaku pun dijerat Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (Ts/mp)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...