Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Senin, April 30

Bacaan Niat Puasa Sya'ban

Bacaan Niat Puasa Sya'ban

Infokyai.com - Saum / Puasa bagi orang islam (bahasa Arab: صوم, transliterasi: Shaum) adalah menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan syarat tertentu, untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berpuasa (saum) merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Saum secara bahasa artinya menahan atau mencegah. dilansir dari wikipedia.org

Memasuki Tanggal 15 Bulan Sya'ban ini, adapun niat puasa Sya'ban jika ada yang berkenan melakukannya,  sebagai berikut tata caranya, yakni : 

Melakukan Puasa Nisfu Sya’ban sama seperti puasa - puasa sunnah dan wajib lainnya, bisa mengucapkan niatnya di malam sebelumnnya, dan esok ketika subuhnya pada saat makan sahur, sehingga mulai berpuasa dari sejak waktu azan Shubuh berkumandang dan berbuka saat matahari tenggelam atau tepatnya pada saat Azah Maghrib.

Dilansir dari dream.co.id, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah telah menetapkan awal bulan Sya’ban 1439 Hijriah jatuh pada Selasa (17 April 2018) lalu, persisnya sejak Senin petang kemarin.

Ketua Lembaga Falakiyah PBNU KH A Ghazalie Masroeri mengatakan, hilal terlihat setinggi sekitar 3 derajat pada pukul 17:27:19 WIB di Bukit Condrodipo, Gresik, Jawa Timur, dengan saksi KH Asyhar dan HM Inwanudin.

Dengan perhitungan kalender tersebut, artinya nisfu sya'ban atau tanggal 15 Syaban tentunya jatuh pada Selasa, 1 Mei 2018.

Seperti kebiasaan masyarakat, hari pertengahan Sya'ban biasnaya disambut dengan menjalankan puasa sunah. Amalan ini termasuk salah satu yang dianjurkan untuk memuliakan datangnya Sya'ban. Puasa pada bulan ini dipandang memiliki kedudukan setara dengan puasa di bulan-bulan terhormat.

Syeikh Nawawi Al Bantani dalam Nihayatuz Zain menjelaskan demikian.

" Bulan paling utama adalah Ramadan, kemudian Muharram, lalu Rajab, selanjutnya Zulhijah, kemudian Zulqa'dah, lalu Sya'ban. Ucapan mereka dilihat secara zahir mengatakan bahwa pada bulan selain yang disebutkan kesunahannya sama."

Hukum puasa Nisfu Sya'ban merupakan sunah. Tentu sebelum memulainya sangat dianjurkan membaca niat di bawah ini.
 niat puasa nisfu sya'ban
Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnati sya'bana lillahi ta'ala.
Artinya:
" Aku berniat puasa sunah Sya'ban hari ini karena Allah SWT."

Apabila terlewat membaca niat, misalkan tidak bisa bangun sahur namun sangat ingin puasa Nisfu Sya'ban, maka boleh melafalkan niat pada pagi hari. Berikut lafal niat puasa Nisfu Sya'ban ketika matahari sudah tampak.

 niat puasa nisfu sya'ban

Nawaitu shauma hadzal yaumi 'an ada'i sunnati sya'bana lillahi ta'ala.
Artinya:
" Aku berniat puasa sunah Sya'ban hari ini karena Allah SWT."



(*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...