Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Februari 10

Saat Moeldoko Beberkan Prestasi Jokowi di Mata Najwa, Begini Tanggapan Menohok Zaadit


Saat Moeldoko Beberkan Prestasi Jokowi di Mata Najwa, Begini Tanggapan Menohok Zaadit

Infokyai.com - Lagi, aksi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa menuai perhatian publik.

Baca Juga :
Truk Terguling di Jalan Lintas Padang Ratu Gunung Sugih Lampung Tengah https://goo.gl/mdRCKx
Pengamat Ekonomi: Inflasi Bandar Lampung Perlu Digarisbawahi https://goo.gl/N4xA9a
Pemprov Lampung Terus Berupaya Turunkan Kekerasan Terhadap Anak https://goo.gl/cAzyoJ

Aksi sebelumnya ia memberikan 'kartu kuning' di hadapan Presiden Joko Widodo yang ketika itu sedang mengunjungi UI, Jum'at (2/2), akibat dari aksi tersebut sosoknya menuai pro dan kontra.

Dan kali ini, lagi aksi Zaadit menuai perhatian publik, di acara Mata Najwa.Rabu (7/2) 
Dalam acara Mata Najwa kali ini, Zaadit Taqwa hadir bersama beberapa ketua BEM dari Universitas ternama lainnya 
Zaadit mengatakan bahwa dirinya berani mengritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah mengetahui kondisi Asmat lewat pemberitaan di media.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko begitu 'berapi-api' ketika menyampaikan sederet prestasi Presiden Joko Widodo dalam acara Mata Najwa, Rabu (7/2/2018). Sambil memegang secarik kertas putih, Moeldoko berdiri di depan para penonton dan narasumber acara yang dipandu Najwa Shihab itu.
.
"Kayaknya harus berdiri saja, biar jelas muka gue," ujar Moeldoko disambut tepuk tangan penonton.

Secara lantang ia menjelaskan bahwa selama kepemimpinan Jokowi sebagai presiden, sudah banyak hal yang dicapai.

Baca Juga :
Asisten Dosen Pembocor Nilai Ketua BEM UI, Akhirnya Meminta Maaf https://goo.gl/2kFwS4
Gubernur Ridho Perjuangkan Tenaga Kerja Lampung Berstandar Nasional https://goo.gl/qy58eN
Geger !Ada Jambret Ketangkap di SMKN 4 Bandar Lampung https://goo.gl/ozevrV
.
"Presiden, selama 3 tahun bisa membangun kilometer. Kuota haji, hanya dalam tempo beberapa tahun, Pak Jokowi bisa menaikan dari 168.800 menjadi 221.520," ujar mantan Panglima TNI itu.

Moeldoko juga menjelaskan capaian Jokowi terkait dana desa, Kartu Indonesia Pintar, dan Program Keluarga Harapan.

Prestasi Jokowi soal reformasi agraria yang terlaksana dalam waktu cepat juga tak luput dari penjelasan Moeldoko.

"Kurang apa lagi?" ujarnya.

Moeldoko sengaja menjelaskan capaian Jokowi dalam rangka memberikan informasi yang penuh kepada masyarakat. "Ada satu yang kurang dalam pemerintahan kita ini adalah memberikan informasi yang penuh kepada masyarakat Indonesia, kalau nanti saya berikan informasi yang penuh, mungkin semuanya akan salut kepada Pak Presiden," ujarnya.

Penjelasan Moeldoko lantas mendapat tanggapan menohok dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Zaadit Taqwa.

Menurut Zaadit, capaian Jokowi selama menjabat, khususnya soal pembangunan jalan tol dirasa tidak tepat sasaran. "Selama kepemimpinan Pak Presiden, sudah membangun beribu-ribu kilometer jalan tol yang kemudian hanya bisa digunakan untuk orang-orang yang menggunakan mobil. Kemudian fasilitas-fasilitas yang hanya dinikmati segelintir orang," ujar Zaadit Taqwa.

Baca Juga :
FLM Tagih Janji Komisi II DPR RI https://goo.gl/b9Fz6T
Terciduk Bawa Sabu, 2 Pria Ditangkap Polisi https://goo.gl/Cu5Wpr


Kejari Bidik Dugaan Konspirasi Lelang Kegiatan Pasar Nibung https://goo.gl/TkGsZi

Zaadit Taqwa menjelaskan, alangkah lebih baiknya jika Jokowi mendahulukan mengurusi permasalahan fasilitas yang ada di Papua. "Sementara teman-teman kita di Papua yang membutuhkan fasilitas-fasilitas umum yang ternyata di sana masih jauh dari yang disampaikan Pak Moeldoko," ujar Ketua BEM UI yang acungkan 'kartu kuning' untuk Jokowi itu. "Saya lebih berharap, saya mendorong pemerintah untuk kemudian lebih aktif dan lebih optimal lagi dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Papua," ujar Zaadit Taqwa. Dikutip dari b-islam24h.com. (Red/tm/mp)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...