Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Job Fair 13 - 14 Desember 2018 KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Senin, Januari 22

Usai Berhubungan Badan Kedua Kali Dengan Pacarnya, Siswi SMP Ini Tewas di Kamar Kos, Nah Kok Bisa ?

Ilustrasi | Foto Ist
Usai Berhubungan Badan Kedua Kali Dengan Pacarnya, Siswi SMP Ini Tewas di Kamar Kos, Nah Kok Bisa ?
Infokyai.com - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebut saja Bunga (14) asal Kecamatan Selemadeg tewas ditemukan di kamar kos Dangin Carik, Tabanan, usai berhubungan badan sebanyak dua kali dengan pacarnya berinisial AW (25) asal Kecamatan Seririt,  Singaraja, Bali.

Menurut informasi yang behasil infokyai.com himpun dari Tribun Bali, Sepasang remaja ini, awal mula mengenal melalui jaringan social chat BBM sejak tanggal 29 Desember 2017.

Perkenalan Bunga dan pria itu diikuti beberapa kali mulai pertemuan. 

Dan karena sudah merasa cocok, mereka berdua pun sepakat berpacaran.

AW kemudian mengajak LGDS berhubungan intim layaknya hubungan suami istri, Minggu (21/1/2018).

Sebelumnya, keduanya bertemu di daerah Air Terjun Singsing Angin, Desa Apit Yeh, Kecamatan Selemadeg sekira Pukul 13.30 wita.

Kemudian korban diajak oleh pacarnya ke tempat kost di daerah Dangin Carik, Tabanan.

Sesampai di kost, mereka ngobrol dan nonton televisi lalu berhubungan badan sebanyak dua kali. 

Pada saat berhubungan badan yang kedua kali, korban mengeluarkan darah dari kelaminnya, kemudian selesai berhubungan ditinggal oleh pacarnya ke kamar mandi.

Kembali dari kamar mandi tiba-tiba dilihat korban sudah tidak sadarkan diri, lalu sang pacar membawa korban ke rumah sakit sekira pukul 15.30 wita. 


Sampai di BRSUD Tabanan korban langsung diperiksa dan dinyatakan meninggal.


Hasil pemeriksaan luar,  korban mengalami pendarahan di kelamin, kulit lebam, diperkirakan korban sudah meninggal di atas 30 menit atau dibawah pukul 14.00 wita. 

Dokter jaga di UGD BRSUD Tabanan, dokter Deni membenarkan kejadian tersebut.

Jenazah korban telah selesai diperiksa pada sore hari.

"Untuk penyebab pasti kematian korban,  harus menunggu hasil autopsi dulu. Rencananya akan dibawa ke RSUP Sanglah," katanya,  Minggu (21/1/2018). 

Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa membenarkan adanya peristiwa itu.


Pacar korban saat ini masih berada di Polres Tabanan untuk dimintai keterangan. 

"Benar ada kejadian itu. Pacarnya masih di Polres dan jenazah korban akan dibawa ke RSUP Sanglah, " jelasnya. (I Made Argawa/TM/MP)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...