Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Desember 30

Wanita Ini, Ditemukan Di Pekon Jogjakarta Selatan Pringsewu Dalam Keadaan Tidak Bernyawa


Wanita Ini, Ditemukan Di Pekon Jogjakarta Selatan Pringsewu Dalam Keadaan Tidak Bernyawa

Pringsewu, infokyai.com - Unit Reskrim Polsek Gading Rejo Polres Tanggamus melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), F (65) korban diduga bunuh diri di Pekon Jogjakarta Selatan Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu, Rabu (27/12/) dinihari tadi.

Baca Juga : 
Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai https://goo.gl/ssvG3P
Pungli di Pertigaan Mall Chandra Ditangkap Polisi, Mantap https://goo.gl/wQbQxC

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu https://goo.gl/o5tdnQ
Kebakaran Bus Damri di Sidomulyo Lampung Selatan https://goo.gl/5KKcYC

Kapolsek Gading Rejo AKP Sarwani, SE mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si mengatakan, awalnya korban ditemukan oleh suaminya Suwidi (70).

"Almarhum ditemukan sudah tergantung didalam sumur milik warga setempat, Suranto yang jaraknya sekitar 70 meter dari rumah korban," kata AKP Sarwani.

Lanjutnya, Petugas bersama tim medis melakukan pemeriksaan mayat korban, dan saksi - saksi pun dimintai keterangan, serta mengamankan seutas tali warna hijau

"Keterangan keluarga, memang pelaku sering mengeluhkan penyakit maag kronis yang dideritanya selama 8 bln terakhir. Korban juga sebelumnya pernah mencoba melakukan bunuh diri namun dikarena diketahui oleh tetangga sekitar," jelasnya.

Terkait adanya korban dugaan bunuh diri, Polres Tanggamus menghimbau masyarakat melakukan pencegahan dan pendekatan terhadap orang berpotensi bunuh diri.

Baca Juga :
Pencuri Bermodus Pembantu Rumah Tangga https://goo.gl/J3Y1Ry
Manfaat Sayur Bayam Bagi Kesehatan https://goo.gl/rCcfda
Bahaya Narkoba Bagi Kesehatan https://goo.gl/n4TBcj
Begini Cerita, Mahasiswa Unila Yang Tewas https://goo.gl/D8Wvji

"Keluarga merupakan pusat dari semua kegiatan dalam kehidupan individu. Konflik interpersonal, hubungan yang terganggu dan kehidupan yang tidak harmonis merupakan faktor pencetus yang penting dalam tindakan bunuh diri. Keluarga perlu memberi dukungan dan melakukan upaya untuk mencegah bunuh diri. Anggota keluarga dapat melakukan upaya yang efektif dengan berbagai cara pemberian pemahaman." himbaunya. (Red/MP)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...