Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Job Fair 14-15 Agustus 2018 KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Agustus 4

Indonesia Berduka Petinju Indonesia Valentinus yang Sempat Viral Lantaran Kondisinya Kian Melemah Telah Meninggal Dunia


Indonesia Berduka Petinju Indonesia Valentinus yang Sempat Viral Lantaran Kondisinya Kian Melemah Telah Meninggal Dunia

Infokyai.com - Petinju Indonesia yakni Valentinus telah meninggal dunia di Rumah Sakit Sanglah, Bali, pada Kamis (2/8/2018) malam sekitar pukul 20.00 Wita.
.
.
Padahal, sebelum kepergiannya beredar viral kondisi Valentinus yang kian melemah akibat penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya.
.
.
Namun saja, Petinju yang masih berusia 22 tahun ini diketahui telah menderita kanker kelenjar getah bening sejak 3 bulan terakhir. Sejak itu pula, kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia, dia menghembuskan napas terakhir di RS Sanglah, Denpasar, Bali.
.
.
Atas kepergiannya, sempat membuat haru, karena Valentinus merupakan salah satu Petinju Indonesia, dari beredarnya kabar itu pun ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan, termasuk dari Menpora Imam Nahrawi. .
.
Padahal, Valentinus sebenarnya direncanakan turut berpartisipasi dalam Asian Games 2018, namun kondisinya tidak memungkinkan.
.
.
Mantan petinju Olimpiade, Hendrik Simangunsong juga mengungkapkan rasa dukanya atas peristiwa duka ini. “Kita semua ikut berduka cita atas kepergian Valentinus. Indonesia kehilangan salah satu bibit potensial tinju,” kata Hendrik, yang sempat menangani Valentinus semasa pelatnas di Manado.
.
.
Menurutnya, Valentinus sampai menderita kanker karena kelelahan berlebihan saat berlatih.
.
.
“Semasa di pelatnas, petinju digembleng latihan 8 jam sehari, 4 jam pagi dan 4 jam sore. Saat itu protes saya terhadap program latihan seperti itu tidak digubris, maka lebih baik saya mundur. Penyakit Valentinus saya pikir dipicu overtraining semasa pelatnas, dan terlambat ditangani dengan perawatan medis yang semestinya,” ujar Hendrik.

Petinju yang pernah tampil di Olimpiade Barcelona 1992 dan Atlanta 1996 serta juara Asia 1993 itu menilai seharusnya porsi latihan untuk petinju adalah 4 jam sehari, 2 jam pagi dan 2 jam sore namun dengan intensitas tinggi.
.
.
Sejenak kita berdoa menurut kepercayaan masing-masing, Semoga Valentinus tenang di sisiNya 🙏 

 (Terimakasih sudah membaca 👀, menyukai ❤ dan jangan lupa tag temen & sahabatmu untuk saling berbagi informasi 👍) .

#infokyai #viral #petinju

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...