Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Sabtu, Juli 21

Gila! Lantaran Sakit Hati, Wanita Ini Mutilasi Tubuh Mantan Suami dan Jadikan Pupuk Untuk Sayuran

Ilustrasi | Via http://trotoar.id
Gila! Lantaran Sakit Hati, Wanita Ini Mutilasi Tubuh Mantan Suami dan Jadikan Pupuk Untuk Sayuran

Infokyai.com - Sakit hari memang rasanya tak bisa dibayangkan, apalagi jika sakit hatinya itu membuat seseorang menjadi gelap mata, wah apapun hal bisa dilakukannya, yang penting apa yang dia inginkan bisa tercapai, bahkan bisa sampai membunuh seseorang yang membuat dia sakit hati lho, seperti kejadian di negara Rusia Ini, seorang wanita nekad membunuh mantan suaminya, dan bahkan sampai mantan suaminya tersebut dimutilasi menjadi beberapa potongan, lalu ptongan tubuhnya dijadikan pupuk.

Dari informasi yang infokyai.com himpun, diketahui mantan suaminya itu bernama Olga Sterlyadeva (32), membunuh mantan suaminya Alexander, saat pria itu sedang tidur. Keduanya memang masih tinggal bersama di sebuah rumah di Desa Staroe Slyakovo walaupun sudah bercerai. Hal itu dilakukan karena tidak punya alternatif akomodasi lain.

Namun tampaknya wanita itu masih sulit memaafkan mantan suami. Ia menyimpan dendam yang besar terkait ‘skandal’ yang dilakukan Alexander (32) semasa mereka masih menjadi suami istri.

Dikutip dari Tribun Pekanbaru, Olga memutuskan untuk menghabisi nyawa mantan suami untuk menyalurkan kebenciannya. Suatu malam wanita itu membawa kapak dan gergaji ke tempat mantan suaminya tidur. Leher Alexander jadi sasaran kemarahannya.

Ia lalu memutilasi tubuh pria itu di ruang bawah tanah rumah mereka di Tatarstan Rusia. Ibu tiga anak itu awalnya menutupi potongan tubuh dengan tanah di ruang bawah tanah.

Tetapi kemudian ia berubah pikiran. Potongan mayat yang sudah tercerai berai tadi dibawa pergi ke kebun dekat dapur.

Dia mengubur potongan mayat di sana dengan harapan menjadi pupuk untuk tanamannya.

Dia ‘memotong-motong mayat suaminya dan menyuburkan kebunnya dengan jenazahnya,’ lapor Moskovsky Komsomolets.

Pria berusia 32 tahun itu dinyatakan hilang lebih dari enam minggu sebelum polisi menggali tempat tersebut dan menemukan jenazahnya. Wanita itu telah ditahan sambil menunggu penyelidikan pembunuhan.

Dia mengaku membunuh mantan suaminya, kata Komite Investigasi regional, yang menangani kejahatan serius. Dia menghadapi 15 tahun penjara jika terbukti melakukan pembunuhan. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...