Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Rabu, Juni 6

Gila! Kakak Hamili Adik Kandungnya, Sang Ibu Bantu Gugurkan? Ini Dia Faktanya!

Ilustrasi | Foto Ist
Gila! Kakak Hamili Adik Kandungnya, Sang Ibu Bantu Gugurkan? Ini Dia Faktanya! 

Infokyai.com - Warganet sempat heboh dengan beredarnya pemberitaan kakak yang hamili adik kandungnya sendiri, dan bahkan kabarnya ibunya pun turut membantu gugurkan kandungannya, hingga beredarnya pemberitaan tersebut, para netizen pun banyak yang bertanya - tanya apa motif sebenarnya dibalik kasus tersebut,
Baca Juga : Kisah Seorang Mahasiswi Terlahir dari Orangtua Tunanetra, cari Beasiswa dan Lulus Cumlaude https://goo.gl/LRFj2D
Dari informasi yang infokyai.com himpun, awalnya seorang pemilik kebuh di daerah Batanghari Jambi sempat kaget setelah menemukan mayat seorang bayi yang ditemukan dilahan miliknya. 

Mengetahui hal itu, pemilik kebun pun  melaporkan kejadian tersebut kepada bidan setempat, dan langsung dilakukan pengecekan, dan ternyata benar mayat itu adalah janin bayi, dan bahkan dari penyelidikan polisi diketahui mayat itu hasil hubungan darah.

"Saat kita amankan awalnya kedua tersangka menyangkal perbuatan tersebut, namun setelah dilakukan visum mereka tidak dapat mengelak lagi," Ujar Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki.

Dilansir infokyai.com dari Tribun Jambi, berikut 6 fakta terkait insiden miris ini :

1. Dilakukan berkali-kali
Perbuatan terlarang antara adik dan kakak berinisial AR (18) dan WA (15 )ini dilakukan berkali-kali. Sang kakak pun memaksa adiknya untuk memuaskan hasratnya. Akibat hubungannya itu, WA hamil dan terpaksa menggugurkan kandungannya.

Setelah digugurkan, janin yang berumur 8 bulan itu dibunag ke kebun sawit milik warga. Janin itu diperkirakan sudah dibuang kurang lebih satu minggu sebelum ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan.

2. Ancaman dari kakak
Untuk memenuhi hasratnya itu AR mengaku sempat mengancam dan memaksa adiknya.
AR mengakui perbuatan yang meyebabkan adiknya hamil hingga 8 bulan itu kepaada wartawan.
"Pertamonyo dia ndak mau Bang, saya paksa sama ancam, akhirnya nurut, bahkan sampai berkali-kali," terang AR.

3. Pengaruh video porno
AR nekat memaksa adiknya untuk berhubungan intim karena dia terpengaruh video porno. Dia juga mengaku melakukan perbuatan itu tanpa sepengetahuan orangtuanya. Bahkan perbuatannya itu dilakukan di rumah.

4. Awalnya ibu tak tahu
Awalnya, si ibu tidak tahu anaknya AR lah yang menghamili WA. Namun, setelah kasus ini terkuak, sang ibu terseret dalam kasus ini.

Iptu Dimas Arki, Kasat Reskrim Polres Batanghari, menjelaskan masing-masing pelaku ditangkap dalam waktu yang berbeda. Ibu kandung AD dan anak perempuannya pelaku aborsi WA, diamankan di rumahnnya, saat malam usai jasad janin diketemukan. Sedangkan anak laki-lakinya, AR, diamankan sehari sesudah ditemukan janin tersebut.

5. Bantu gugurkan janin
Di balik WA menggugurkan kandungannya secara paksa ada campur tangan ibu kandungnya, AD. Ibunya yang seorang janda mengaku panik dengan anaknya yang hamil. Dia juga malu dengan keberadaan bayi hasil hubungan sedarah itu nantinya. Maka dari itu, AD memilih untuk melakukan aborsi terhadap bayi yang dikandung anaknya.
Baca Juga :  Diduga Power Bank di Kantong Baju Meledak, Pria Ini Nyaris Terbakar Hidup-hidup  https://goo.gl/1YdbxE
6. Pidana yang mengancam
Akibat insiden ini, masing-masing tersangaka akan terjerat pidana. Untuk WA, terkena Pasal 77 ayat A junto Pasal 45 A Undang-undang Perlindungan Anak. Sedangkan untuk pelaku laki-laki (kakaknya) yang menyetubuhi anak di bawah umur, mendapat jeratan Pasal 81 ayat (3) junto Pasal 76 Undang-undang Perlindungan Anak. Ancaman menyetubuhi 15 tahun untuk aborsi 10 tahun, sedangkan orang tuanya turut serta Pasal 55. (*)

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...