Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Jumat, Mei 18

Koruptor BLBI Samadikun Hartono Kembalikan Uang Sebesar Rp 87 Miliar Cash


Koruptor BLBI Samadikun Hartono Kembalikan Uang Sebesar Rp 87 Miliar Cash

Infokyai.com - Masih imgatkan dengan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) ? baru saja Koruptor BLBI Samadikun Hartono , menyetor Rp 87 Miliar , dari Duit yang Ditilap ( di korupsi) . Koruptor dalam kasus BLBI, Samadikun Hartono, membayar tunai sisa uang pengganti sesuai dengan vonis yang diterimanya, siang ini. koruptor yang pernah buron 13 tahun ini akan menyetor langsung ke Bank Mandiri uang pengganti sebesar Rp 87 miliar.
.
.
Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat memulihkan keuangan negara dengan menyetorkan uang Rp. 87 M, dari pembayaran uang pengganti terpidana Samadikum Hartono (perkara korupsi BLBI)," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nirwan Amir, dalam keterangan tertulis kamis (17/5/2018). Pembayaran dilakuan di Plaza Bank Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan siang ini. "Uang dihitung bersama," kata Nirwan.
.
.
Samadikun sebelumnya merupakan buronan kasus BLBI sejak tahun 2003. Dia baru berhasil dipulangkan dari Shanghai ke Indonesia 13 tahun kemudian atau pada Jumat 22 April lalu berkat kerja sama dengan pihak kepolisian Tiongkok. ‎Berdasarkan putusan Mahkamah Agung tanggal 28 Mei 2003, Samadikun divonis bersalah telah menyelewengkan dana BLBI untuk penyehatan PT Bank Modern Tbk. Saat itu Samadikun menjadi komisaris utama bank tersebut.
.
.
PT Bank Modern Tbk menerima BLBI dalam bentuk Surat Berharga Pasar Uang Khusus (SBPUK), fasilitas diskonto, dan dana talangan valas sebesar Rp 2,5 triliun. Dana tersebut seharusnya digunakan untuk menyelamatkan Bank Modern yang terimbas krisis moneter di akhir era pemerintahan Soeharto.
.
.
Namun, oleh Samadikun uang itu digunakan untuk tujuan yang menyimpang. Dana yang dia gunakan secara keseluruhan mencapai Rp 80.742.270.528,81. Negara pun merugi hingga Rp 169.472.986.461,52 atau Rp 169 miliar.

#semoga koruptor yang lain segera tertangkap Dan siap serta harus mengembalikan uang . Aamin yarroball alamin 🙏
Cc @yuni_rusmini .
.
Uang semua tah itu ? Coba ada yang bisa jelaskan 😀 





Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...