Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Butuh Cepat di PT Syailendra KLIK DISINI

Jasa CV Bayar Seiklasnya bisa hubungi 0822 - 8079 - 8313 Fast Respon

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Selasa, Mei 29

Berawal dari Saling Ejek, Ibu Beranak 6 Ini Aniaya Siswi SMP Hingga Terkapar


Berawal dari Saling Ejek, Ibu Beranak 6 Ini Aniaya Siswi SMP Hingga Terkapar
Infokyai.com - Berawal dari saling ejek, Ibu rumah tangga ini yang berinisal SW (48) disebut telah menganiaya tetangganya sendiri yang masih remaja yang berinisial SN (14), yang diketahui berstatus sebagai pelajar kelas IX, SMP Negeri Lubukpakam.
Baca Juga : Duh, Penumpang Lion Air di Bandara Pontianak mengaku cuma bercanda bawa bom https://goo.gl/TNgXgA
Diketahui informasi ini di unggah oleh salah seorang anggota keluarga SN melalui akun Facebook bernama Iin Nuraini Filiank. “Telah terjadi penganiayaan anak di bawah umur.. Yg terletak di jalan thamrin lingkungan 1 kelurahan syahmad.. LUBUK PAKAM.. Yang mukulin anak ini ibu2 beranak 6..
Bernama S*****W***. Anak ini sampai tak sadarkan diri..
Yg mukulin anak ini ibu2 yg pake baju hitam..
kejam x jaman sekarang..
Udah gak ada lagi takut ny sm HUKUM,” tulisnya dalam postingan tersebut.

Seperti dilansir @infokyai dari Metro24jam.com, Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun, Minggu (27/5/2018), menyebutkan, perkelahian tersebut terjadi setelah keduanya sempat saling ejek.

Belum jelas diketahui penyebab awal saling ejek tersebut terjadi, namun tiba-tiba saja kedua perempuan itu sudah bergumul dan saling jambak-jambakan. SN yang masih pelajar akhirnya kalah kuat dari SW yang disebut menghajarnya hingga tersungkur ke tanah dan pingsan.

Menurut Iin, yang mengaku ada di lokasi kejadian dalam postingan itu, mereka sudah mencoba melerai keduanya, namun tidak bisa. SW disebut berhenti memukuli SN setelah kepala lingkungan tiba di sana.

SN yang saat itu sudah pingsan langsung dibawa oleh warga ke RSUD Deliserdang untuk mendapat perawatan. Sementara SW kemudian pergi begitu saja. Namun kejadian itu sempat direkam keluarga SN dan akhirnya dilaporkan ke polisi.

Orang tua SN, Mayrani yang tidak terima anaknya dianiaya hingga pingsan saat itu membuat laporan ke Polres Deliserdang dengan membawa bukti visum dari RSUD Deliserdang serta beberapa orang saksi.
Baca Juga : Korban Begal yang Serang Balik Pembegal hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka https://goo.gl/RKGRPn
Kanit PPA Polres Deliserdang, Ipda Aisyah, membenarkan adanya laporan warga Jalan Thamrin, terkait ppenganiayaan yang diterima oleh pihaknya. “Iya, ada laporan warga Jalan Thamrin. Tentunya nanti akan kami tindaklanjuti, tetapi kami akan periksa saksi-saksi terlebih dahulu,” kata Aisyah dari seberang telepon, Minggu (27/5/2018). (*) #info #infokyai #news #viral #ejek #aniaya #remaja

Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...