Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Butuh Cepat di Gink Tech KLIK DISINI

Job Fair 14-15 Agustus 2018 KLIK DISINI

Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com
Loading...

Selasa, April 24

Viral Video Jenazah Pria Yang Dipenuhi Bekas Jahitan, Diduga Mengalami Pencurian Organ


Viral Video Jenazah Pria Yang Dipenuhi Bekas Jahitan, Diduga Mengalami Pencurian Organ

Infokyai.com - Beredar viral video jenazah pria yang dipenuhi bekas jahitan di media sosial hingga viralnya video tersebut membuat banyak para netizen bertanya - tanya mengapa kok bisa banyak bekas jahitan di tubuhnya. Diduga mengalami pencurian organ.

Dilansir dari manaberita, pencurian organ tubuh manusia kerap dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Maraknya pencurian seperti ginjal, paru-paru hingga jantung manusia ini terjadi karena uang yang didapatkan sangatlah besar.

Kali ini beredar video seorang jenazah laki-laki yang diduga mengalami pencurian organ tubuh oleh pihak rumah sakit. Dalam unggahan @Yuni Rusmini di Facebook, diketahui jika kejadian ini terjadi diduga di ruang jenazah salah satu  Rumah Sakit di Manado.

Anggota keluarga menangis histeris setelah melihat luka jahitan dari perut jenazah yang bernama Geraldy Payow hingga ke dada bagian atas dengan dalih autopsi. Padahal, Geraldy meninggal dunia karena luka tikam di dada.

Tak terima anaknya menjadi korban pencurian oleh oknum tak bertanggung jawab, keluarga akhirnya mengobrak-abrik ruang mayat tersebut dan meminta organ tubuhnya dikembalikan.

Kejadian ini pertama kali dibagikan oleh salah seorang anggota keluarga Geraldy dengan akun Facebook Gerry Marchell Maramis Rey

@Gerry Marchell Miramis Rey: “Katanya otopsi, luka tikang di dada, smpe kepala dorang bela no (katanya otopsi, luka tikam (tusuk) di dada, sampai kepala mereka belah)” tulisnya.

Belum diketahui secara pasti bagaimana kelanjutan dari kasus Geraldy. Namun netizen beramai-ramai menyuruh pihak keluarga mengusut tuntas kasus ini. (Red)


Artikel Terkait

Comments
0 Comments
Loading...