Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Info CPNS 2018 KLIK DISINI

Info Beasiswa 2018 KLIK DISINI

Loading...

Sunday, January 7

Seorang Pemuda di Pringsewu Tenggelam di Kolam Ikan, Diduga Epilepsi Kambuh


Seorang Pemuda di Pringsewu Tenggelam di Kolam Ikan, Diduga Epilepsi Kambuh


Pringsewu, Infokyai.com - Anggota Anggota Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) Korban yang tenggelam di Kolam Ikan yang berada di Pringsewu Lampung, Minggu (7/1) malam.

Diketahui korban yang berinisial I (18) merupakan warga Dusun 8 Pekon Sukoharjo III Barat Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Lampung. Korban dilaporkan kepihak polisian  sekitar pukul 17.15 WIB.

"Korban ditemukan telah meninggal dunia diduga karena tenggelam di kolam ikan milik Makmur, dengan kedalaman sekitar 1 meter"Kata Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhiali, S.Ik. M.Si 

Menurut informasi yang infokyai.com berhasil dapatkan, berdasarkan dari keterangan keluarga korban, bahwa korban selama ini mengalami sakit Epilepsi, dan diduga kambuh saat korban ketika sedang mencari rumput di dekat kolam.

Dari keterangan Handoko (45) Ayah korban, kejadiannya bermula ketika korban sedang mencari rumput di dekat kolam ikan milik Makmur (4) untuk pakan ternak. Waktu pun sudah semakin sore, dan korban pun belum pulang juga, kemudian ayah korban pun mencarinya, dan menanyakan kepada warga setempat yakni Bapak Makmur.

"Lantas keduanya mencari sekeliling kolam, ditemukan karung yang berisikan rumput di pinggir kolam dan korban ditemukan telah tenggelam kemudian langsung dibawa ke klinik Sae Waras, namun sayang korban dinyatakan meninggal dunia," jelas AKP Wahidin.

Tindakan kepolisian yang telah dilakukan meliputi pengecekan dan mengamankan TKP, mememinta keterangan saksi-saksi, membuat laporan polisi dan mengamankan barang bukti berupa berupa karung berisi rumput.

"Jenazah korban saat ini disemayamkan di rumah duka guna proses pemakaman," tandasnya AKP Wahidin.

AKP Wahidin menghimbau agar orang tua lebih memperhatikan anaknya yang berkebutuhan khusus sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. (Red/tm/mp)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments