Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

PIN BBM Terbaru infokyai DB2C56D

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Saturday, July 15

Hasil Audiensi dengan Rektor Unila Tentang UKT Semester 9 Belum Temui Titik Temu

Gugat UKT Semester 9 / Foto BEM UNILA
Hasil Audiensi dengan Rektor Unila Tentang UKT Semester 9 Belum Temui Titik Temu

Bandar Lampung, Infokyai.com - Menindaklanjuti kunjungan Aliansi GUGUS 9 (Gerakan Unila Gugat UKT Semester 9) ke ruangan rektorat kemarin (12/7), demi mendapat kepastian tentang mau dibawa kemana problematika UKT Semester 9, hari ini sesuai yang dijanjikan kemarin, Aliansi GUGUS 9 mengadakan audiensi bersama rektor, dan para jajarannya. Kamis (13/7)

Audiensi berlangsung mulai pukul 10:00 WIB, bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3. Acara langsung dimoderatori oleh Menteri Dalam Negeri BEM U KBM Unila, Wahyudi. Audiensi diawali dengan pembukaan, penyampaian aspirasi mahasiswa oleh Jendral Aliansi (Herwin Saputra), tim Advokasi (Edius Pratama). 

Dengan sesi diskusi yang panjang, Aliansi GUGUS 9 mencoba menjelaskan dengan pembeberan fakta-fakta kampus lain yang telah turun nominal UKTnya pada semester 9, juga penguatan dengan UU terbaru tentang UKT yang dikeluarkan pada tahun 2016, serta fakta pendukung lainnya.

Isu UKT semester 9 yang telah bergulir di Unila sejak 2 bulan belakangan ini ternyata belum pernah dibawa ke rapat pimpinan Unila, alasannya karena rapim birokrat Unila yang tertunda dan baru akan diadakan lagu esok hari.

Dalam audiensi ini Prof. Hasriadi Mat Akin selaku Rektor Universitas Lampung menyampaikan, bahwa kebijakan dan keputusan final tentang UKT akan dibahas dahulu dalam rapat pimpinan besok (14/7), “kita tampung semua aspirasi kalian (mahasiswa), perkara UKT turun atau tidak besok akan didiskusikan terlebih dahulu dalam rapat pimpinan dan akan diumukan langsung esok hari, pertimbangan apa yang membuat UKT turun, baik karena sudah seminar usul, seminar hasil, atau basis prestasi, itu akan kami pertimbangkan karena UKT ini tidak dapat digeneralisir untuk semua fakultas." jelasnya.

Aliansi GUGUS 9 (Gerakan Unila Gugat UKT Semester 9) mengadakan konferensi pers keputusan rektor terkait UKT Semester 9 pada Jum'at, 14 Juli 2017 pukul 14:00 di pelataran belakang rektorat. Konferensi pers ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi GUGUS 9 dan berbagai media lokal, kampus, maupun online. Adapun hasil keputusan rektor terkait UKT Semester 9 yakni akan memberikan keringanan spp dengan ketentuan sebagai berikut :

Apabila sudah seminar usul, diberi keringanan 20%, sudah semhas 50%, dan apabila sudah kompre 100% tidak lagi dipungut biaya UKT. Menyikapi hal ini, Aliansi GUGUS 9 dengan tegas menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Kecewa dengan Rektor Universitas Lampung melihat hasil keputusan rapat terbatas pimpinan birokrat Universitas Lampung yang dilaksanakan pada Jum’at pagi, 14 Juli 2017 yang jauh dari harapan mahasiswa. Sungguh hasil tersebut tidak menunjukan bahwa pihak rektor telah mempertimbangkan aspirasi yang telah disampaikan oleh perwakilan GUGUS 9 pada Senin, tanggal 2 Juni 2017 di di Ruang Kerja WR II dan Kamis, 13 Juli 2017 di ruang siding lantai 4 gedung rektorat Universitas Lampung.

2. Menolak dengan tegas hasil keputusan rapateras dan menuntut Rektor memperbaiki hasil tersebut dan menyepakati hal-hal berikut:
Keringanan 25% bagi mahasiswa aktif semester 8 kategori S1 dan semester 6 kategori diploma dengan ketentuan sedang mengambil mata kuliah skripsi dan mata kuliah di luar skripsi maksimal 6 SKS
Keringanan 50% bagi mahasiswa yang telah melaksanakan seminar proposal
Keringanan 75% bagi mahasiswa yang telah melaksanakan seminar hasil
keringanan biaya 100% bagi mahasiswa yang telah melaksanakan ujian komprehensif

3. Apabila point 2 tidak di sepakati, kami menyatakan sikap akan melaksanakan aksi pada hari Senin, tanggal 17 bulan 7 tahun 2017.

Setelah diadakan konferensi pers, Aliansi GUGUS 9 berinisiatif mendatangi ruang rektor, untuk menyampaikan pernyataan sikap. Namun, dikarenakan rektor sedang tidak ada ditempat, Wakil Rektor II, Prof. Dr. Ir. Muhammad Kamal, M.Sc yang mewakili aliansi mahasiswa. Setelah berdiskusi beberapa waktu, tak jua ditemukan titik temu dengan WR II, Herwin Saputra selaku Jenderal Aliansi mengatakan, "Kami masih menunggu itikad baik dari rektor Unila untuk merevisi hasil keputusan, sampai dengan 2 hari ini tidak ada kabar berita, ribuan mahasiswa yang merasa tak didengar aspirasinya akan turun ke jalan." (Red/tm/mp)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments