Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Tuesday, June 6

Arti sebuah kegagalan

Foto Ist
Arti Sebuah Kegagalan

Cerita Pendek, infokyai.com - Nama penulis adalah Eti Winarni, S.E.I, Tempa Tanggal Lahir : Marang, 05 Juli 1994
Alamat Sekarang Dsn. III Bataranila Rt. 05 Blok C No.14 Hajimena Natar Lampung Selatan, No. Telp/HP : 0823-1190-2606
Setiap orang yang sukses pasti pernah mengalami kegagalan bukan hanya sekali terkadang berkali-kali, dan bahkan juga kegagalan terkadang sampai pada titik keputus asaan seseorang. Orang yang tidak memiliki pondasi dan hati yang kuat serta kesabaran yang tinggi akan mudah goyah oleh kegagalan-kegagalan yang datang menghampiri.

Untuk mencapai kesuksesan maka segala bentuk proses yang akan kita lalui salah satunya kegagalan itu sendiri, namun banyak hikmah yang bisa kita jadikan pelajaran, karena kegagalan itu sendiri menuntun kita agar bisa banyak belajar dan menjadikannya sebuah pengalaman hidup kita kedepannya. 

Bermula dari apa yang saya alami, setelah penulis menyelesaikan study di Kampus UIN Raden Intan Lampung dengan Prodi Ekonomi Islam, semula saat menjalani perkuliahan semua berjalan baik-baik saja lurus dan mulus bahkan selesai lebih awal dari teman-teman lainnya. Namun apa yang saya rasakan saat ini berbanding terbalik saat saya begitu semangatnya untuk bekerja setelah kuliah, tapi semua itu tak seindah dan semudah yang dibayangkan, sangat-sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan dan sesuai dengan study, begitu banyak lamaran pekerjaan yang telah disebar keperusahaan-perusahaan dari lembaga bimbingan belajar sampai prusahaan yang besar seperti perbankan dan sebagainya. Dari begitu banyak lamaran hanya kurang lebih 10 perusahaan merespon selebihnya belum ada respon, itupun hanya sebatas wanwancara dan setelahnya tak ada respon lagi.

Proses demi peroses dijalani hanya untuk mewujudkan cita-cita dan harapan kedepannya, namun kegagalan selalu saja menghalangi belajar dan terus belajar dari kegagalan dari memperbaiki penampilan, tutur sapa yang lembut, sosialisasi yang baik dan sikap saat wawancara pun sudah dipelajari, do’a siang malam tapi belum ada respon dari perusahaan-perusahaan. Hingga penulis pernah sampai pada titik keputusaan dan jenuh akan mencari kerja penulis kadang ber pikir dimana letak dari kekurangan yang membuat penulis tertahan tak dapat menemukan perusahaan yang mau menerima dan sesuai dengan kriteria perusahaan maupun keahlian penulis. Bagaimana tidak sudah begitu lama saya menganggur kurang lebih hamper 6 bulan lamanya. Siapa yang bisa bertanhan dengan keadaan seperti itu, hanya yang siap menunggu dan bersabar berharap ada respon dari perusahaan.

Belum memikirkan desakan kewajiban seorang anak kepada keluarganya untuk membantu ekonomi keluarga juga menjadikan beban pikiran bagi saya, sejak saya selesai studi saya sudah merasa malu untuk meminta uang kepada keluarga sehingga berbulan-bulan harus bertahan dengan keadaan, saya hanya bisa bersabar menjalani semua ini berusaha dan terus berdo’a. Dalam do’a terkadang saya menangis menghayati hidup yang seperti ini, terkadang saya berpikir seperti inikah ujian yang harus dilalui setelah menyelsaikan kuliah, dari beberapa orang  yang saya temui yang sudah sekses meraih cita-citanya saya sering mendapat motivasi dari mereka bahwa setiap orang yang sudah menyelesaikan kulianya pasti akan mengalami hal ini yaitu masa transisi, namun masa ini akan berbeda-beda satu sama lain. 

Untuk sahabat pembaca semua dari apa yang saya ceritakan saya berharap agar sahabat pembaca bisa belajar agar tidak mengalami hal yang sama seperti penulis, dari cerita diatas juga ada hal yang perlu diperhatikan jangan mudah berputus asa, kejar harapan dan cita-cita dari setaip kesulitan itu akan ada titik terang, jangan sia-siakan waktumu terus perbaiki diri. (EW/MP)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments