Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Gabung Grup What's App KLIK DISINI

Sunday, May 21

Diduga UKT UIN Lampung Tidak Rasional


Diduga UKT UIN Lampung Tidak Rasional 
Bandar Lampung, infokyai.com - Uang Kuliah Tunggal (UKT) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung diduga dinilai tidak rasional dalam penerapannya, karena sejumlah calon mahasiswa baru (Camaba) tahun 2017 mengeluhkannya. Minggu (21/5/2017)

Menangapi permasalah UKT Camaba 2017, Dewan Eksukutif Mahasiswa Universitas (DEMA U) Raden Intan Lampung gelar aksi dengan membuka Posko Banding Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk Calon Mahasiswa Baru tahun 2017, untuk dapat membantu Camaba 2017 mendapatkan keadilan terkait haknya sebagai calon mahasiswa baru di UIN Raden Intan Lampung. 

Menteri Advokasi Hajri Kurniawan mengatakan, kami membuka Posko Banding Uang Kuliah Tunggal (UKT) ini, untuk dapat membantu para adik - adik calon mahasiswa baru tahun 2017 mendapatkan keadilannya

Terkait permasalahan UKT tahun 2017 di UIN Raden Intan Lampung, kami menilai diduga penerapan sistem UKTnya tidak rasional. "Paparnya 

Coba dipikir saja, kok ada anak orang yang tidak mampu, mendapatkan UKT Golongan 5 ? nah itu dari mana cara hitungnya ? "Tangkasnya

Agung Wibawa Seta selaku mahasiswa yang tergabung dalam gerakan pengawal UKT Camba 2017 mengatakan, UKT Camaba Tahun 2017 ini diduga tidak tepat penerapannya, banyak kelu­han dari sejumlah calon mahasiswa baru terkait masalah UKT 2017 UIN Raden Intan Lampung yang dinilai tidak sesuai.  

Kami beranggapan bahwa penerapan UKT 2017 ini, tidak berdasarkan kondisi rill mahasiswa. Bagi orangtua yang mampu men­dapatkan UKT yang rendah, sementara bagi orangtua ma­ha­siswa yang tidak mampu malah sebaliknya. "Paparnya

Kebanyakan calon mahasiswa baru 2017 mengeluhkan karena UKT mereka tidak sesuai dengan kondisi ekonomi orangtua mereka, dan mereka tidak sanggup untuk mem­bayar UKT yang di­beban­kan,”Tangkasnya

Menanggapi permasalah UKT Camaba 2017, Umar Robani selaku mahasiswa pengamat kebijakan UIN Raden Intan Lampung mengatakan, pihak Kampus UIN Raden Intan Lampung sudah menerima aspirasi mahasiswa terkait UKT Camba 2017, dan telah dilakukan mediasi dua kali, namun saja belum dapat menemui titik terang.

Rasa sedih di dalam diri ini, tak bisa tertuangkan jika hanya diam saja, mendengar jeritan - jeritan calon mahasiswa baru yang ingin merasakan duduk dibangku pendidikan, namun kian tandas, karena terbenturnya masalah perkonomian keluarga. "Paparnya

Teiring selalu doa terpanjatkan untuk mendapatkan kebenaran, yang memang benar - benar hak mereka mendapatnya, namun jika doa tidak diiringi dengan pergerakan, maka belum dikatakan maksimal, oleh karena itu, jika permasalahan UKT Camaba 2017 belum terselesaikan juga, maka langkah berikutnya, kami akan melakukan aksi untuk menuntut keadilan. "Tandasnya  (TM/MP)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments