Saran dan Kritik Kepada Pemerintah Bisa anda kirimkan ke kawannongkrong@gmail.com

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

Add PIN BBM Infokyai KLIK DISINI

Add BBM Channel Infokyai KLIK DISINI

Gabung Grup Telegram KLIK DISINI

Saturday, May 20

Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei

Foto Ist
Sejarah Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei

Edukasi, infokyai.com - Setiap Tanggal 20 Mei, Bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Kebangkitan Nasional atau HarKitNas yang merupakan salah satu hari peringatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai Hari Kebangkitan Nasional yang menjadi awal mula momentum perjuangan seluruh Rakyat Indonesia dengan ditandai lahirnya organisasi Budi Oetomo Tahun 1908

Boedi Oetomo merupakan gerakan kebangkitan kasional yang menjadi gagasan bangkitnya semangat kesatuan, persatuan oleh suatu bangsa, yang menjadi pacuan untuk memajukan Negaranya melalui gerakan - gerakan yang sebelumnya belum pernah ada selama penjajahan.

Gerakan organisiasi yang bergerak dibidang sosial yang menjadikan modal utama bergerakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk mencapai Kemerdekaan Negara Indonesia, itu adalah Gerakan Boedi Oetomo.

Awal mula berdirinya organisasi Boedi Oetomo di Indonesia digagas oleh Bapak Dr Wahidin Sudiro Husodo, ia merupakan salah satu tokoh Indonesia yang bergerak di dalam bidang Pendidikan dan Sosial Budaya.

Organisasi Boedi Oetomo ini sendiri, bertujuan untuk memajukan Bangsa Indonesia dan memelihara kebudayaan Jawa, dengan lahirnya sekolah - sekolah yang bernama Boedi Oetomo merupakan sebuah bentuk gagasanya.

Anggota Organisasi Boedi Oetomo terdiri dari kalangan suku Jawa dan Madura, namun sejak tahun 1915 Organisasi Boedi Oetomo mulai bergerak di ranah bidang politik, karena dampak Perang Dunia I, sehingga tergeraklah Organisasi Boedi Oetomo untuk menjadi sebuah Gerakan Nasionalisme, dan juga karena keadaan pada saat itu, pada saat Peristiwa Perang Dunia I mendorong pemerintah kolonial Hindia-Belanda memberlakukan milisi bumiputera, yaitu wajib militer bagi warga pribumi.

Setelah Organisasi Boedi Oetomo masuk keranah Bidang Politik, ternyata terdapat persyaratan - persyaratan yang wajib dipatuhi, syaratnya adalah dibentuknya sebuah Lembaga Perwakilan Rakyat atau dikenalnya dengan sebutan Volksraad. Gagasan tersebut diusulkan oleh Organisasi Boedi Oetomo dan disetujui oleh Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum sehingga terbentuk Volksraad pada tanggal 18 Mei 1918.

Baca Juga Ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei KLIK DISINI

Dengan terbentuknya Lembaga Perwakilan Rakyat atau Volksraad, Organisasi Boedi Oetomo menjadi bagian dari lembaga tersebut, anggota Organisasi Boedi Oetomo yang ikut bergabung adalah Suratmo Suryokusomo.

Pada Tahun 1920 Organisasi Boedi Oetomo mulai menerima anggota - anggota baru dari seluruh kalangan masyarakat (jadi Organisasi Boedi Oetomo bersifat bebas, jadi bisa semua kalangan bisa bergabung dengan Organisasi Boedi Oetomo), dalam mencapai tujuan Organisasi Boedi Oetomo, bahwa sebuah organisasi sangat penting untuk kemajuan sebuah bangsa.

Lalu, setelah itu Organisasi Boedi Oetomo melakukan sebuah pergerakan yang ditandai dengan pemogokan kaum buruh untuk menuntut kehidupan yang lebih baik di Indonesia, (karena pada saat itu, bangsa Indonesia, masih sangat menderita, karena pada saat itu Bangsa Indonesia masih dalam keadaan dijajah oleh Bangsa Lain).

Pada Tahun 1930, Organisasi Boedi Oetomo membuka kembali penerimaan anggota baru dari seluruh Rakyat Indonesia bisa bergabung bersama, seiringnya waktu berjalan, dengan memegang teguh tujuan Organisasi Boedi Oetomo dalam mencapai kesejahteraan Indonesia dalam mencapai Kemerdekaan Indonesia, dengan hal ini maka Organisasi Boedi Oetomo berubah menjadi organisasi yang bertujuan Nasionalisme.

Pada Tahun 1935, Organisasi Boedi Oetomo bergabung dengan Parta Bangsa Indonesia atau PBI, Partai ini didirikan oleh Bapak Dr. Sutomo, kemudia setelah itu selang beberapa waktu, dua organisasi ini menjadi melebur, dan menjadi satu dalam Partai Indonesia Raya (PARINDRA) yang diketuai oleh Bapak Dr Sutomo.

Namun dari berbagai sumber yang telah infokyai dapatkan, bahwa Kebangkitan Nasional ada yang mengatakan berawal dari berdirinya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan Solo Indonesia.

Awal mula berdirinya Sarekat Dagang Islam untuk dapat bersaing dengan dominasi pedagang - pedagang Cina pada waktu itu, kemudian dengan seiring perkembangan waktu, organsiasi pergerakan ini berubah namanya menjadi Sarekat Islam pada tahun 1906.

Sekian informasi yang dapat infokyai berikan tentang Sejarah Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei, jika terdapat pembahasan yang kurang jelas, ataupun ada pembahasan yang salah mohon dikroscek kembali, bisa anda hubungi melalui email kawannongkrong@gmail.com. s

Selamat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei !!! (MP/berbagaisumber)
Add Friend

Artikel Terkait

Comments
0 Comments