Mempunyai Info Lowongan Kerja ? Event ? Bisnis dan UKM ? Berita di Sekitar Anda ? Kirimkan ke KAWANNONGKRONG@GMAIL.COM

Mau Pasang Iklan Premium ? KLIK DISINI

Dapatkan Info Terbaru infokyai Setiap Harinya, Masukkan Email Anda dibawah ini

Follow Instagram @Infokyai KLIK DISINI

Add @LINE Infokyai KLIK DISINI

PIN BBM Terbaru infokyai D99E6B3E

Kementerian Keuangan KLIK DISINI

Bacaan Niat Sholat Tarawih KLIK DISINI

Walk Interview

Himax 22 - 31 Mei 2017 KLIK DISINI

Bank Danamon 31 Mei 2017 KLIK DISINI

Info Peralihan Arus Jalan di MBK KLIK DISINI

Daftar Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia KLIK DISINI

Puisi : Aku Rindu Masa Itu


Puisi Aku Rindu Masa Itu

Puisi, infokyai.com - Puisi ini dipersembahkan untuk seluruh Masyarat Indonesia, yang dibuat oleh Iko Parantapa, dengan judul puisi "Aku Rindu Masa Itu", sebagai berikut :

Ceria membuat bedera dan dengan bangga menyanyikan bersama.
Bahwa disini keyakinanku atas kecintaan Tanah Air Ku, aku punya kenangan yang membudaya didalam sanubariku.

Arti pertemanan dengan cinta, aku adalah penerus perjuangan Pahlawanku.
Bukan gelisah pada 9-9-1999
Sajak awan hitam yang membelenggu

Kini kita sama berperang melawan lapar
Kita melupakan segalanya demi kehidupan yang bersaing.
Dimana itu semua!
Membuat kita sejenak lupa pada masa

"Memory kita sama, Pada masa kemasa disetiap generasi.

Kita terjebak pada ilalang kering
Yang terpecik hujan api
Lupa cita-cita dan terlupa jati diri
Kulupa baktiku pada Guru dan Ibu pertiwi

Laparnya kita mengubah etika dan sikap dan cara kita memandang
Kini acuh kita pada masa dan ribuan sajak peristiwa
Tapi tidak untuk aku kawan, Yang merindu masa jaya ceria tanah pertiwi kita

Dibalik merah dan putih tembok sekolah kita
Bergurau saat hidungmu kawan, penuh dengan ingus ketidaktahuan
Atas nama Bakti, didepan Guru dan berdiri ditanah Pertiwi
Tak tahukah kita berebut ingin menjadi sembilan tokoh revolusi pada nusantara yang mengangkat bambu meruncing
Yang begitu membenci tirai bambu, huruf V, O dan C serta cerita-cerita kekejaman komunisme.

Renungku, budayamu kini berpasir tak tentu arah
Kawan duniamu kini bergelip gempinta lampu
Remajamu kini mengatakan, mahkota terjal terurai
Kemana rindumu atas sajak peristiwa

Aku rindu masa itu ..
Kawan dimana engkau, dagingmu merubah hati.
Add Friend

Ikuti Infokyai Via Email:

Delivered by FeedBurner

Share :

Facebook Twitter Google+

share

Back To Top